Viral! Kiyai Tampar Anggota Banser, Begini Informasi Sebenarnya

Senin 25-04-2022,13:45 WIB

Tangkapan layar Kiyai tampar anggota Banser JAKARTA - Sebuah video belum lama ini viral di jagat maya. Dari sebuah video short di Youtube memperlihatkan seorang kiyai besar Nahdatul Ulama (NU), memberikan tamparan kepada Anggota Banser. Kiyai itu menyebut Banser tidak menjaga ulama, tetapi justru jaga Gereja. Alhasil video itu menuai pro kontra di media sosial. Menanggapi itu, salah satu anggota Banser memberikan penjelasan terkait video viral itu. Sementara, melalui akun Facebook Syukri Rahmatullah menjelaskan, kejadian itu terjadi di Pondok Pesantren Daarul Rahman. Dia mengatakan, sang Kiyai tersebut bernama KH Syukron Makmun. Sementara pemuda Banser yang ditampar bernama Dul Hamid yamg merupakan Ketua Ranting Ansor Jati Karya, Bekasi. "Dul Hamid ini adalah adik kelas saya di Pesantren, kakaknya yang sudah almarhum kebetulan satu angkatan dengan saya" ujar Syukri Rahmatullah, dikutip pada Senin 25 April 2022. Dia mengatakan, peristiwa itu terjadi setelah selesai acara Nuzulul Qur'an PBNU di Pondok Pesantren Daarul Rahman, Jagakarsa, Jumat 22 April 2022. https://radarbanyumas.co.id/sakit-perut-dan-minta-doa-ke-kyai-diberi-doa-dan-air-tiba-tiba-kerasukan-bacok-kyai/ Tangkapan layar Kiyai tampar anggota Banser "Kebetulan saya juga berada di lokasi acara tersebut hingga pukul sebelas malam, dan sempat mencium tangan beliau saat keluar masjid, namun tidak sempat mendapatkan tamparan karena situasinya cukup crowded dan kondisi Kyai tengah berjalan dikawal ketat sejumlah Banser," katanya. Dia menjelaskan, tamparan Kiyai ke anggota Banser adalah sebuah tradisi di Ponpes tersebut. "Tradisi Daarul Rahman (DR). Tidak banyak yang tahu, kecuali keluarga, alumni, dan santri" ucapnya. Dia melanjutkan, setiap kali santri atau alumni yang bertemu atau bersilaturahmi dengan KH Syukron Makmun, pasti tidak lepas untuk meminta barokah, berupa tamparan dari sang Kyai. Kata dia, alumni ditampar Kyai menjadi hal yang biasa. "Jadi tamparan di dalam video tersebut, bukan kemarahan Kyai terhadap Banser" jelasnya. "Tapi, memang Banser yang merupakan santri Kyai sedang ngalap barokah dengan meminta tamparan. Justru, kalau alumni tidak mendapat tamparan, maka akan merasa sia-sia atau tidak mendapatkan barokah," tuturnya. "Malam itu, tidak hanya Dul Hamid yang mendapatkan berkah tamparan, tapi puluhan alumni lainnya, yang menunggu hingga tengah malam usai acara Nuzulul Qur'an pun mendapatkan tamparan berkah di depan rumah Kyai" pungkasnya. (FIN/ali) https://radarbanyumas.co.id/ksad-jenderal-dudung-bertemu-ketum-pbnu-kh-yahya-gp-ansor-dan-banser-akan-dilatih-tni-ad/

Tags :
Kategori :

Terkait