Dahlan Kooperatif Ikuti Proses Hukum SURABAYA- Kekhawatiran sejumlah kalangan akan kondisi kesehatan Dahlan Iskan lantaran ditahan di dalam penjara akhirnya menjadi pertimbangan penyidik. Status penahanan mantan menteri BUMN itu tadi malam dialihkan menjadi tahanan kota. Pengalihan tersebut dilakukan Senin malam (31/10). Tim penyidik Pidana Khusus Kejati Jatim mendatangi Rutan Medaeng sembari membawa surat pengalihan penahanan sekitar pukul 22.00. Menjelang pukul 22.50, mereka keluar rutan bersama Dahlan. Pengalihan itu dilakukan setelah keluarga Dahlan dan pimpinan Pesantren Sabilil Muttaqien, Takeran, Magetan, mengajukan permohonan agar Dahlan dikeluarkan dari tahanan. Miratul Mukminin selaku wakil keluarga menyatakan, Dahlan merupakan pengasuh di pondok pesantren tersebut. Karena itulah, pimpinan pesantren ikut meminta agar Dahlan dikeluarkan dari tahanan. Dia mengungkapkan, permohonan tersebut diajukan karena Dahlan memiliki riwayat medis sebagai pasien transplantasi hati. "Perlu perawatan khusus dan rutin secara spesifik," katanya. Selain itu, makanan yang dikonsumsi Dahlan tidak boleh sembarangan karena kesehatannya rawan terganggu. Miratul menjamin bahwa Dahlan akan kooperatif mengikuti proses hukum. Selain itu, bapak dua anak itu menegaskan tidak akan mempersulit proses penyidikan yang berlangsung di Kejati Jatim. Termasuk, menjalani wajib lapor sesuai ketentuan. Miratul memastikan, dalam pengajuan permohonan penangguhan penahanan itu, tidak ada intervensi dari siapa pun. "Ini murni permohonan dari keluarga karena memperhatikan faktor kondisi kesehatan," tegasnya. Sementara itu, Plt Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jatim Romy Arizyanto menjelaskan, penyidik memutuskan untuk mengalihkan status penahanan tersebut karena memperhatikan kondisi kesehatan Dahlan. Menurut dia, Dahlan diharuskan menjalani pemeriksaan rutin oleh dokter secara berkala. Dia menambahkan, Dahlan kemarin sebenarnya menjalani pemeriksaan di Kejati Jatim. Pada saat pemeriksaan berlangsung, tensi darahnya naik. Meski sudah beristirahat, kondisinya tidak bertambah membaik. Karena itulah, pemeriksaan dihentikan pukul 13.30. Pihaknya kemudian menerima surat permohonan agar Dahlan dikeluarkan dari tahanan. Setelah mempertimbangkan kondisi kesehatan, tim penyidik mengabulkan permohonan tersebut. (eko/c5)
Kesehatan Dahlan Jadi Prioritas
Selasa 01-11-2016,09:39 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 18-10-2026,18:12 WIB
Saksi Takut Bersaksi, Desa Diminta Bantu Akses LPSK, DPR Dorong Perlindungan Korban Menjangkau Banyumas
Minggu 18-10-2026,12:25 WIB
Empat Kebakaran Dalam Satu Hari, Warga Kebumen Diminta Waspada
Minggu 18-10-2026,08:52 WIB
Samara Gym Resmi Hadir di Purwokerto, Ada Promo di Bulan Ini Loh!!
Minggu 18-10-2026,18:02 WIB
Persibas Banyumas Tahan Imbang Persiba Bantul 1-1, Aziz Briantoro Selamatkan Laskar Bawor di GOR Satria
Minggu 18-10-2026,14:04 WIB
Blangko KTP-el Sudah Tersedia, Warga Bukateja, Mrebet, dan Bobotsari Kini Bisa Cetak di Kecamatan
Terkini
Minggu 18-10-2026,21:16 WIB
Kesehatan Mental Penting bagi Kaum Ibu
Minggu 18-10-2026,18:12 WIB
Saksi Takut Bersaksi, Desa Diminta Bantu Akses LPSK, DPR Dorong Perlindungan Korban Menjangkau Banyumas
Minggu 18-10-2026,18:02 WIB
Persibas Banyumas Tahan Imbang Persiba Bantul 1-1, Aziz Briantoro Selamatkan Laskar Bawor di GOR Satria
Minggu 18-10-2026,16:54 WIB
Polisi Tindak 54 Pelanggar Lalu Lintas di Purwokerto, Cegah Balap Liar 21 Motor Diamankan
Minggu 18-10-2026,16:52 WIB