PERJALANAN dari pusat kota menuju Nouveau Stade de Bordeaux menggunakan trem sebelum laga Belgia melawan Republik Irlandia (18/6), bisa jadi merupakan perjalanan paling berisik. Bagaimana tidak, gerbong trem penuh sesak oleh fans kedua kubu serta saling adu yel-yel dan nyanyian. Fans Belgia menyanyikan lagu Reds Go Marching In dan The Brabancone sembari meloncat-loncat serta menyodok-nyodok atap trem. Nyaris sepanjang 30 menit perjalanan, bergantian dari satu lagu ke lagu lainnya tanpa putus. Tentu saja fans Republik Irlandia tak mau kalah. Dengan jumlah yang nyaris sama banyak saat di trem, fans Irlandia pun dengan lantang menyanyikan Come On You Boys in Green. Belum puas dengan lagu itu, mereka bergati lagi dengan lagu Just Can't Get Enough. Perang nyanyian sih, tapi tak ada saling ejek dan saling sindir. Semuanya menyanyikan lagu masing-masing tanpa menyulut keributan. Bahkan, ada beberapa fans yang saling mendatangi dan kemudian berbagi yel yel dan lagu. Sampai akhirnya, di tengah perjalanan, terkadang fans Belgia menyanyikan lagu fans Irlandia dan terkadang sebaliknya. ''Kami seperti saudara, buat apa cari masalah. Kita bersenang-senang,'' kata Dylan McCourt, seorang fans Republik Irlandia yang berdiri di dekat Jawa Pos dalam trem. Suasana di dalam stadion pun setali tiga uang, selalu ramai dan meriah dengan nyanyian dan yel yel. Bahkan, di tribun, fans kedua tim banyak yang bercampur . Tidak ada juga pembatas antara tribun fans Irlandia dan Belgia. Biar begitu, tetap damai dan aman. Tidak ada saling lempar ejekan, apalagi lempar botol dan flare. Mereka mendukung tim masing-masing dengan semangat. Memang, ada boo ketika pemain memperlambat jalannya laga atau melakukan pelanggaran. Tapi, tak sampai mengejek fans lain. Hanya, ada sedikit insiden pada menit ke-48 ketika Romelu Lukaku mencetak gol pembuka Belgia. Ada fans Belgia yang menyalakan flare dan melemparnya ke lapangan. Meski begitu, cepat teratasi oleh penjaga keamanan dan pengamanan di area fans Belgia lebih diperketat. Laga akhirnya dimenangkan Belgia dengan skor telak 3-0. Di akhir laga kedua tim tetap tenang. Paling banter, suporter The Boys in Green—sebutan Irlandia—hanya menggerutu. Bahkan, dalam perjalanan pulang dari stadion, mereka kembali berbaur dengan santai dan damai. Juga, sama-sama menuju ke Fan Zone di area Esplanade des Quinconces dan kembali berkumpul di sana. Minum bir bareng, dansa bareng. Beginilah seharusnya sepak bola. Beautiful dan menyatukan. (*/na)
Adu Ramai Suporter, tapi Tetap Damai
Senin 20-06-2016,05:33 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 05-04-2026,15:35 WIB
Uang Palsu Gegerkan Pasar Cilongok Banyumas, Pedagang Lansia Jadi Sasaran, Terduga Pelaku Terekam CCTV
Minggu 05-04-2026,13:58 WIB
Suhu Kawah Naik 52,8 Derajat Celcius dalam Sehari, Pendakian Gunung Slamet Ditutup Sementara
Minggu 05-04-2026,12:18 WIB
Suhu Kawah Gunung Slamet Melonjak, Pendakian Ditutup Mendadak Demi Keselamatan
Minggu 05-04-2026,16:34 WIB
Cilacap Tidak Akan Terapkan WFH bagi ASN, Layanan Publik Jadi Pertimbangan Utama
Minggu 05-04-2026,16:40 WIB
Aktifitas Nelayan di Cilacap Kembali Normal, Hasil Belum Maksimal
Terkini
Minggu 05-04-2026,21:10 WIB
Hendy Yudoko Resmi Jabat Manajer PDJR UT Purwokerto, Perkuat Akses Pendidikan
Minggu 05-04-2026,20:35 WIB
Dramatis, Pemuda Panjat Tower di Pegalongan Banyumas Dievakuasi, Diduga Hendak Mengakhiri Hidup
Minggu 05-04-2026,18:46 WIB
Persibangga Comeback 2-1 Lawan Mataram Utama, Menang Perdana Jelang Liga 4 Nasional 2026
Minggu 05-04-2026,17:30 WIB
20 Kecamatan Unjuk Gigi, Parade Budaya Banjarnegara Jadi Magnet Warga
Minggu 05-04-2026,17:01 WIB