Verona 2-1 Juventus, Rekor Ronaldo Berujung Amarah

Senin 10-02-2020,11:38 WIB

AFP.COM KESAL: Bintang Juventus, Cristiano Ronaldo nampak kesal usai timnya dikalahkan Verona dalam laga lanjutan Liga Italia di Stadion Marcantonio Bentegodi, Sabtu (9/2) malam. VERONA - Dimitar Berbatov masih percaya mantan rekan setimnya di Manchester United, Cristiano Ronaldo masih menjadi mesin gol hingga usia 40. Rabu (5/2) lalu, menjadi hari ulang tahun CR7- julukan Cristiano Ronaldo- ke 35. Meski sudah dikatakan sepuh, pemain asal Madeira, Portugal itu belum menunjukkan tanda-tanda telah habis sebagai pesepakbola profesional. Musim ini, CR7 mengemas 23 gol dari 27 penampilannya bersama Bianconerri-julukan Juventus. Ia menjadi satu dari sekian pemain hebat Manchester United yang gemilang diusianya menginjak 35 tahun. "Ia (CR7) sudah berusia 35 tahun. Jika pemain lain berada di titik penurunan, ia sendiri masih ada di puncak performanya sebagai pesepakbola profesional," ucap Berbatov, seperti disadur dari Talksport, Minggu (9/2). "Ryan Giggs bermain untuk Man United pada usia 40 tahun. Termasuk Edwin Van Der Saar. ketika Anda memiliki pelatih-pelatih yang baik di sekitar Anda yang tahu cara mengelola Anda, maka itu mungkin,” sambung Mantan Kapten Timnas Bulgaria tersebut. Gol ke gawang Verona, membuat CR7 berhasil mencatat sejarah baru. Ia membobol gawang lawan dalam 10 laga beruntun di Serie A. Sayangnya, rekor gol Cristiano Ronaldo di Juventus menjadi tak berharga gara-gara kesalahan yang dibuat kapten tim, Leonardo Bonucci. Juventus kalah 1-2 dalam laga lanjutan Liga Italia di Stadion Marcantonio Bentegodi, Sabtu (9/2) malam. Dilansir dari Football Italia, Ronaldo menjadi pemain Juventus pertama yang bisa mengemas torehan pencetak gol di 10 laga berturut-turut. Gol Ronaldo sendiri sempat membawa Juventus unggul 1-0 pada menit ke-65. Verona kembali membalas di menit ke-76. Sontekan Fabio Borini membawa Verona imbang 1-1. Namun, halauan bola dari Bonucci yang mencegah bek Verona, Marash Kumbulla membuat gol menjadi petaka. Lewat tayangan VAR, Wasit Davide Massa memutuskan penalti karena lengan Bonucci terlihat berduel dengan Kumbulla. Giampaolo Pazzini yang masuk sebagai pemain pengganti menjalankan tugas dengan sempurna untuk membobol gawang, Wojciech Szczesny . Usai laga Szczesny mengatakan, ia tak menyangka bahwa Cristiano Ronaldo marah besar dengan kekalahan tersebut. "Ya, ia selalu begitu. Tiga poin penting di jalan namun kami gagal mengambilnya, hal itu yang membuat dia (Ronaldo) marah," kata Szczesny dilansir dari Tuttomercatoweb. Bagi pelatih Juventus, Maurizio Sarri, kekalahan kemarin akibat para pemain mulai bermain asal-asalan. Ia mengaku kondisi fisik masih prima, namun saat laga berlangsung fokus para pemainnya mulai berubah. "Kami sudah tidak fokus menyerang setelah gol pertama. Ini yang saya maksud kami gagal fokus," paparnya. Sarri menambahkan, bahwa Verona memang pantas meraih kemenangan atas Juventus. Verona memang tampil agresif. Dari enam serangannya, lima diantaranya tepat sasaran. Kiper Szczesny dibuat kerepotan dengan melakukan tiga kali penyelamatan. "Mereka bermain agresif sepanjang pertandingan. Kami tahu mereka akan melakukannya," tandas eks pelatih Chelsea tersebut. (fin/tgr/acd)

Tags :
Kategori :

Terkait