Tolak Kedatangan IMF di Bali

Selasa 09-10-2018,11:25 WIB

Belasan mahasiswa melakukan aksi penolakan kedatangan IMF PURWOKERTO-Belasan mahasiswa melakukan aksi penolakan kedatangan IMF ke Nusa Dua, Bali. Mereka mengecam represi yang diberikan oleh pemerintah karena dilarang melakukan penyampaian pendapat di depan umum selama pertemuan rutin IMF dengan berbagai negara tersebut berlangsung. "Merespon kedatangan IMF ke Bali. Adanya IMF, bukti dari 1998 sampai sekarang semakin menindas indonesia, " kata Ibrahimsyah, Korlap aksi yang dlakukan Front Perjuangan Rakyat (FPR) yang berbasis massa mahasiswa, kemarin di Alun-alun Purwokerto. Ia mengatakan, IMF terus menerus menawarkan hutang kepada Indonesia sehingga kedaulatan negara selalu diusik melalui intervensi kebijakan, terutama kebijakan ekonomi. Atas dasar tersebut, FPR menegaskan agar Indonesia juga memberanikan diri tak berhubungan lagi dengan IMF. "Mereka ini imperialisme baru, penjajahan dengan jerat hutan. Indonesia harus berani tidak melakukan hubungan lagi dengan IMF, " kata dia. Dan ia meminta, Kapolda Bali, untuk mencabut surat larangan penyampaian pendapat saat IMF datang ke Nusa Dua, Bali. Sebab menurutnya, menyampaikan pendapat tidak boleh dilarang oleh siapapun, dan pelarangan berarti mengkhianati demokrasi. "Larangan menyampaikan pendapat didepan umum ini bertentangan dengan demokrasi. Karena bagian dari negara demokratis, maka yang melarang berarti relah melakukan penkhianatan terhadap demokrasi, " kata dia. (hkm)

Tags :
Kategori :

Terkait