[caption id="attachment_96537" align="aligncenter" width="500"] Ilustrasi[/caption] PURWOKERTO - Sebanyak 41 pengawas sekolah dari jenjang SD, SMP dan SMA dinonaktifkan. Ini disebabkan, 41 pengawas sekolah tidak memenuhi Penilaian Angka Kredit (PAK). Kabid Pengembangan Pendidik dan Tenaga Pendidikan (PPTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuma Takdir Widagdo mengatakan, untuk pengawas yang dinonaktifkan tidak mendapatkan tunjangan. "Yang diterima hanya gaji," ujarnya. Dalam menonaktifkan, sebelumnya pengawas diberikan peringatan. mulai dari peringatan lisan. Untuk kembali aktif, kata Takdir, pengawas harus memenuhi PAK dan angka kredit. "Ini kesempatan bagi mereka yang dinonaktifkan. Tahun ini, mereka diberikan kesempatan untuk mengumpulkan angka kredit," terangnya. Lebih lanjut dia mengatakan, jika sampai 31 Desember bisa mengumpulkan angka kredit, maka pengawas bisa diaktifkan kembali. "Namun jika tidak bisa memenuhi angka kredit, maka mereka tetap dengan posisi yang sama dan tidak bisa mendapatkan tunjangan," ujarnya. Menurut Takdir, saat ini aturan tersebut masih berlaku untuk pengawas. Namun ke depan, aturan yang didasarkan pada Permen Nomor 16 Tahun 2009 juga bakal diberlakukan untuk guru. "Ini peringatan juga untuk guru. Guru yang akan naik jabatan minimal dari golongan mulai 3b harus memenuhi angka kredit. Salah satunya dengan membuat empat karya ilmiah. Jika mereka tidak bisa membuat karya ilmiah, maka jabatan mereka tidak akan naik," terangnya. Hingga pertengahan Januari, ada 16 orang pengawas yang diajukan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk kembali diaktifkan. Enam belas orang tersebut diajukan dalam tiga tahap. "Untuk nama pengawas yang sudah diajukan, tinggal menunggu saja. Karena mereka sudah memenuhi angka kredit," ujarnya. Takdir menuturkan, jumlah pengawas di Banyumas mencapai 224 orang. Terdiri dari pengawas SD sebanyak 106 pengawas, SMP 14 orang, SMA/SMK empat orang. (ida/sus)
41 Pengawas Sekolah Dinonaktifkan
Jumat 22-01-2016,10:52 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 05-04-2026,15:35 WIB
Uang Palsu Gegerkan Pasar Cilongok Banyumas, Pedagang Lansia Jadi Sasaran, Terduga Pelaku Terekam CCTV
Minggu 05-04-2026,13:58 WIB
Suhu Kawah Naik 52,8 Derajat Celcius dalam Sehari, Pendakian Gunung Slamet Ditutup Sementara
Minggu 05-04-2026,12:18 WIB
Suhu Kawah Gunung Slamet Melonjak, Pendakian Ditutup Mendadak Demi Keselamatan
Minggu 05-04-2026,16:40 WIB
Aktifitas Nelayan di Cilacap Kembali Normal, Hasil Belum Maksimal
Minggu 05-04-2026,16:34 WIB
Cilacap Tidak Akan Terapkan WFH bagi ASN, Layanan Publik Jadi Pertimbangan Utama
Terkini
Senin 06-04-2026,12:00 WIB
Tren Lansia ke Museum Wayang Melonjak, Akses Trans Banyumas Dorong Kunjungan
Minggu 05-04-2026,21:10 WIB
Hendy Yudoko Resmi Jabat Manajer PDJR UT Purwokerto, Perkuat Akses Pendidikan
Minggu 05-04-2026,20:35 WIB
Dramatis, Pemuda Panjat Tower di Pegalongan Banyumas Dievakuasi, Diduga Hendak Mengakhiri Hidup
Minggu 05-04-2026,18:46 WIB
Persibangga Comeback 2-1 Lawan Mataram Utama, Menang Perdana Jelang Liga 4 Nasional 2026
Minggu 05-04-2026,17:30 WIB