PURWOKERTO - Penanganan sungai masih menjadi pekerjaan Pemkab Banyumas pada tahun 2016. Oleh karena itu, perlu segerea dibentuk tim terpadu penanganan sungai, sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 28 Tahun 2015. Tim tersebut nantinya tidak hanya melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang ada di sepanjang bantaran sungai, namun lebih juga harus mampu mampu memberi solusi dalam setiap permasalahan sungai. Anggota Dewan Sumber Daya Air Provinsi Jawa Tengah Eddy Wahono mengatakan, tim terpadu harus mengakomodir seluruh institusi pemangku kebijakan di bidang sungai dari level kabupaten sampai nasional itu. "Fungsinya untuk mengawasi pemanfaatan sempadan sungai, pembinaan kepada masyarakat, serta pengendalian daya rusak sungai," jelasnya. Selain itu, tim tersebut juga bertugas mengawasi kualitas air, melakukan konservasi, serta mencegah pelanggaran di sungai. Berkaitan dengan solusi permasalahan sungai yang ada, tim harus memberikan solusi terhadap persoalan yang ada, seperti penambangan pasir yang tidak dilengkapi izin. "Selama ini larangan penambangan pasir tidak diimbangi dengan solusi bagi penambang yang bersangkutan. Dengan adanya solusi tersebut, paling tidak pada penambang bisa tetap mendapat penghasilan meski tidak melakukan aktivitas penambangan seperti biasa," tegasnya. Mengenai pembentukan tim tersebut, menurutnya memang sudah sewajarnya dilakukan, sebab sebuah sungai yang merupakan satu kesatuan ekosistem yang harus dikelola dengan terpadu oleh beberapa pihak mulai dari daerah sampai ke pusat. "Dalam mengelola sungai harus menanggalkan ego sektoral masing-masing," jelas dia. Seperti diketahui, pelanggaran terhadap garis sempadan sungai di Banyumas terbilang masih banyak. Berdasarkan inventarisasi yang dilakukan Dinas SDABM, setidaknya ada 126 bangunan yang melanggar GSS, dan semuanya merupakan bangunan lama. (bay/sus)
Penanganan Sungai Belum Optimal
Sabtu 02-01-2016,12:42 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 07-09-2026,15:33 WIB
Pedagang Kawasan Menara Teratai Purwokerto Menolak Relokasi, Kolam Retensi Masih Dikaji Pemerintah
Senin 07-09-2026,15:03 WIB
Pasar Kroya Cilacap Ditargetkan Rampung Akhir November, Usung Konsep Semi Mall
Senin 07-09-2026,16:59 WIB
MI Darwata Glempang Maos Dapat Predikat Sekolah Aktif Literasi Nasional
Senin 07-09-2026,19:55 WIB
Kebut Pembangunan Dry Port Batang-Kendal, Gubernur Ahmad Luthfi Minta KAI Tuntas dalam 2 Tahun
Senin 07-09-2026,17:16 WIB
Atlet SDN Rejamulya 2 Kedungreja Naik Podium di POPDA Jateng
Terkini
Selasa 08-09-2026,12:51 WIB
Adu Bacok Dua Warga Pengadegan Purbalingga, Polisi Amankan Dua Golok
Selasa 08-09-2026,08:14 WIB
Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Pemprov Jateng Siapkan Jalur Alternatif Kafilah MTQ
Senin 07-09-2026,19:55 WIB
Kebut Pembangunan Dry Port Batang-Kendal, Gubernur Ahmad Luthfi Minta KAI Tuntas dalam 2 Tahun
Senin 07-09-2026,18:58 WIB
Tingkatkan Kesehatan Warga, Mahasiswa UMP Resmikan Kebun TOGA Anti-Hipertensi di Desa Kebocoran
Senin 07-09-2026,18:14 WIB