[caption id="attachment_95839" align="aligncenter" width="500"] Ilustrasi[/caption] Tak Tahu Motor Curiannya Dipasangi GPS JAKARTA– Tiga belas kali menggasak motor, bandit satu ini masuk penjara di aksi terakhirnya. Keberadaannya terlacak polisi karena kendaraan roda dua yang digasaknya dipasangi GPS. Tersangka Islandar (36) dibekuk di rumah kos di Cengkareng, Jakarta Barat. Satu teman kejahatanya kini menjadi buronan. Ia tak ada di tempat saat petugas meringkus pria asal Lampung tersebut. Dalam pemeriksaan Iskandang mengaku sudah 13 kali beraksi di Palmerah dan Tanah Abang. “Motor hasil kejahatan terakhir yang bisa dijualnya laku Rp1,2 juta di penadah, itu terjadi Desember tahun lalu,” ungkap Kapolsek Tanah Abang AKBP Jefri Ronal Parulian Siagian, seperti dilansir poskotanews.comMinggu (17/1). Bandit ini tertangkap setelah mencuri motor milik Suratno (36) yang diparkir di depan rumahnya dii Jalan Lontar, Kebon Melati, Jakarta Pusat. “Sekatang banyak maling motor keliaran, makanya saya pasang GPS di motor yang saya beli tiga bulan lalu,” ungkapnya. “Untung saya pasang alat antimaling, jadi maling motornya bisa ditangkap polisi.” (din)
13, Angka Sial Sang Bandit MOtor
Senin 18-01-2016,11:11 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 12-10-2026,06:44 WIB
Dua Kali Ruji Patah, Sidik Tuntaskan Gowes 3.000 Km, Pesepeda Banyumas Finis RAJ 2026 dalam 14 Hari
Senin 12-10-2026,19:47 WIB
Cegah Erosi dan Banjir, Warga Kedungwaru Bangun Tanggul
Senin 12-10-2026,13:01 WIB
Antarkan Persibangga Promosi ke Liga Nusantara, Aziz Briantoro Ramadhan Pilih Hengkang ke Persibas Banyumas
Senin 12-10-2026,15:48 WIB
19 Ribu Hektare Sawah di Cilacap Bersiap Tanam, Petani Mulai Olah Lahan
Senin 12-10-2026,16:04 WIB
Warga Resah Suara Bising, 17 Motor Knalpot Brong Ditertibkan di Banjarnegara
Terkini
Senin 12-10-2026,19:47 WIB
Cegah Erosi dan Banjir, Warga Kedungwaru Bangun Tanggul
Senin 12-10-2026,19:32 WIB
Batik dan Pandan Kebumen Tampil di INACRAFT 2026
Senin 12-10-2026,19:23 WIB
Pemerintah Tetapkkan Seni Jamjaneng Jadi Warisan Budaya Kebumen
Senin 12-10-2026,18:24 WIB
Purbalingga Hanya Punya Satu Fasilitator STEM, Bagaimana Nasib Penerapan Metode Ini di Sekolah?
Senin 12-10-2026,17:50 WIB