[caption id="attachment_94255" align="aligncenter" width="500"] Ilustrasi[/caption] JAKARTA - Orang tua mana yang tak sedih ketika di tengah keterbatasan ekonomi sang anak terus-menerus menangis minta susu. Hal itu yang dialami Sauri Yuliansyah, 34. Saking kepepetnya, Sauri berbuat nekat. Yakni menggasak ponsel pintar milik mahasiswi, Kazia Desiyani, 20. Peristiwa bermula saat mahasiswi itu tengah berjalan kaki di Jalan Songsi Raya, Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (7/1) pagi. Saat itu Sauri merampas telepon genggam Kezia yang disimpan di saku bagian belakang. Korban sontak berteriak sehingga mengundang perhatian warga. Kebetulan ada petugas yang sedang berada di lokasi dan langsung mengejar dan membekuk tersangka "Saya tidak ada uang untuk pulang ke Pandeglang makanya nekat begituan. Habis anak menangis terus meminta saya pulang ke Pandeglang,” kata Sauri ditemui di Polsek Tambora, Jalan Tubagus Angke, Jakarta, Kamis, (7/1). Menurut Kepolsek Tambora, Kompol Wirdhanto, sebelum melakukan aksi pencurian tersebut, pria yang diketahui berprofesi sebagai tukang sablon baju ini, sempat meminjam uang ke sahabat karibnya. "Ia butuh uang 300 ribu, tetapi tidak ada yang punya duit makanya nekat nekat mencuri," kata Wirdhanto. Saat ini, pelaku masih dimintai keterangan. "Pelaku juga dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dan Kekerasan ancaman hukuman tujuh tahun penjara," imbuhnya. (jpnn)
Anak Minta Susu, Bapak Nyopet HP
Jumat 08-01-2016,10:53 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 09-10-2026,21:29 WIB
Perluas Sosialisasi Manfaat Layanan Tambahan, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Developer
Sabtu 10-10-2026,10:05 WIB
Silo Meledak, Pabrik Pengolahan Kayu di Karangmanyar Purbalingga Terbakar, Pekerja Luka Bakar 70 Persen
Sabtu 10-10-2026,10:03 WIB
Mikaila, Harumkan Nama SD Tahfidz Muhammadiyah Citepus di Lomba MAPSI Cilacap
Sabtu 10-10-2026,11:10 WIB
Kekurangan Air Bersih di Purbalingga Meluas, 50.067 Jiwa di 86 Desa Terdampak
Terkini
Sabtu 10-10-2026,11:10 WIB
Kekurangan Air Bersih di Purbalingga Meluas, 50.067 Jiwa di 86 Desa Terdampak
Sabtu 10-10-2026,10:05 WIB
Silo Meledak, Pabrik Pengolahan Kayu di Karangmanyar Purbalingga Terbakar, Pekerja Luka Bakar 70 Persen
Sabtu 10-10-2026,10:03 WIB
Mikaila, Harumkan Nama SD Tahfidz Muhammadiyah Citepus di Lomba MAPSI Cilacap
Jumat 09-10-2026,21:29 WIB
Perluas Sosialisasi Manfaat Layanan Tambahan, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Developer
Jumat 09-10-2026,18:15 WIB