PENJAGAAN: Petugas dari Dishub Kebumen saat melakukan penjagaan terkait penerapan jalur searah di Kebumen. IMAM/EKSPRES
KEBUMEN - Uji coba tahap awal pemberlakuan sistem jalan satu arah koridor perkotaan Kabupaten Kebumen berakhir, Kamis (20/5). Dinas Perhubungan akan melakukan perpanjangan uji coba menuju permanen.
https://radarbanyumas.co.id/pengendara-langgar-jalan-satu-arah/
Penerapan satu arah di beberapa ruas jalan berlangsung sejak 5 Mei 2021 lalu. Kebijakan itu dalam rangka mencegah kemacetan karena ruas jalan tersebut kepadatannya sudah tinggi. Selain banyaknya kendaraan juga beban bahu jalan seperti parkir ataupun pedagang turut memperparah kemacetan jalan
Pelaksana Tugas Kepala Dishub Kebumen Cokroaminoto mengatakan, uji coba akan diperpanjang hingga 31 Mei 2021. Hal itu mendasari evaluasi dan kajian teknis bersama antara Dishub, Polres Kebumen, Satpol, sejumlah OPD dan Organda "Selama masa perpanjangan akan dilakukan kegiatan patroli gabungan tiap 2-3 jam sekali," katanya.
Cokro menjelaskan, untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas juga ditempatkan petugas pada tujuh titik ruas jalan. Selain itu juga sudah dipasang APILL atau lampu rambu lalu lintas di simpang Wonoyoso, simpang empat Urip Jalan Soetoyo dan simpang empat Pegadaian.
"Petugas penjagaan akan ditambah dengan melibatkan unsur TNI," imbuhnya.
Tujuh ruas titik penjagaan petugas yakni Simpang Empat Pegadaian, Simpang Empat SMP Negeri 5 Kebumen, Simpang Empat SMA Negeri 1 Kebumen dan Simpang Empat SMP Negeri 1 Kebumen. Kemudian Simpang Empat Polsek Kebumen, Simpang Tiga Pasar Burung atau Pasar Koplak dan Simpang Tiga Jalan Kolopaking Kusuma.
Kebijakan baru lainnya, lanjut Cokro, berkaitan dengan pintu masuk dan keluar Pasar Tumenggungan. Pintu masuk pasar yaitu sebelah Selatan melalui Jalan Pahlawan, Sebelah Timur atau Pintu Utara Jalan Kusuma dan Sebelah Utara atau Pintu Barat melalui Jalan Kolopaking.
"Pintu keluar pasar berada di Sebelah Timur atau Pintu Selatan melalui Ruas Jalan Kusuma dan Sebelah Utara atau Pintu Timur melalui Ruas Jalan Kolopaking," ujarnya. (mam)