PELEPASAN JALAN SANTAI: Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH saat melepas jalan santai. IMAM/EKSPRES
KEBUMEN-Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH meminta kepada para pengusaha di Kebumen untuk memenuhi Upah Minimum Kabupaten (UMK). Pasalnya, UMK sudah menjadi ketetapan pemerintah dan merupakan hak para pekerja.
Para pekerja juga merupakan bagian penting dari perusahaan. Antara perusahaan dan pekerja merupakan dua hal yang tak dapat dipisahkan. Untuk itu sudah sepantasnya para pengusaha memperhatikan kesejahteraan para pekerja di masing-masing perusahaan. "UMK sudah menjadi ketentuan. Kami meminta kepada para pengusaha untuk merealisasikannya," tuturnya, Rabu (1/5), saat perayaan May Day Kabupaten Kebumen di Alun-alun Kebumen.
Di Kebumen Peringatan May Day atau Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei itu berlangsung meriah. Ini diwarnai dengan berbagai macam lomba. Seperti menyanyi, catur, jalan sehat hingga lomba tumpeng. Bahkan pada peringatan kali ini juga dilaksanakan pemilihan pekerja teladan Serikat Pekerja Award. Perayaan May Day dilaksanakan oleh Apindo, Pemerintah, Serikat Pekerja atau KSPSI.
Dalam rangkaian acara juga dilaksanakan senam bersama. Turut hadir pula dalam acara tersebut Sekda H Ahmad Ujang Sugiono SH, Kepala Disnaker KUKM Ir Hj Siti Kharisah MM dan para Pejabat Pemkab Kebumen. Hadir pula Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede, Wakapolres Kompol Prayudha Widiatmoko, Asisten I Hery Setyanto dan perwakilan Apindo.
Dalam kesempatan tersebut, H Arif menyampaikan peringatan May Day menyenangkan dengan kegiatan positif. Ini tentunya berbeda saat peringatan diwarnai dengan aksi demonstrasi. Memang kebutuhan hidup tentunya semakin meningkat setiap tahunnya. Namun disisi lain pemerintah juga selalu melakukan banyak hal untuk para pekerja. Ini mulai menaikkan UMK hingga menyediakan kredit rumah untuk pekerja. Selain itu berbagai layanan BPJS juga telah dilaksanakan. “Peringatan May Day kerap diwarnai dengan tuntutan kenaikan kesejahteraan dari buruh. Namun perlu diketahui juga pemerintah sudah mengupayakan berbagai program yang pro buruh," katanya.
H Arif juga meminta kepada para pekerja untuk senantiasa meningkatkan profesionalitas kinerja. Dengan demikian buruh akan semakin baik dalam melaksanakan pekerjaanya. Dilain sisi pengusaha juga seyogyanya memandang pekerja sebagai mitra. Karena para pekerja juga turut andil dalam dalam menentukan hasil produksi yang berujung pada peningkatan perusahaan. “Kami sangat mengapresiasi perayaan May Day yang diisi dengan kegiatan positif. Sudah semestinya perayaan May Day tidak identik dengan demonstrasi maupun kerusuhan dari buruh. Kami berharap ini menjadi momentum untuk menjaga menjaga silaturahmi antara pengusaha, pekerja, maupun pemerintah,”ungkapnya.
Kepala Disnaker KUKM Kebumen Ir Hj Siti Kharisah MM mengemukakan perayaan May Day di Kebumen selain diisi dengan serangkaian perlombaan juga dilaksanakan donor darah. Ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi para pekerja untuk dapat berinteraksi dengan masyarakat.
Sementara itu Ketua DPC KSPSI Akif Fatwal Amin menyampaikan peringatan yang May Day rutin dilaksanakan. Selain untuk menjaga silaturahmi juga sebagai ajang kekompakan. Peringatan juga dilaksanakan guna sekedar melepas penat para pekerja. Adapun adanya pemilihan pekerja teladan dilaksanakan memotivasi para pekerja. “Kriteria Pekerja Teladan diantaranya meliputi masa kerja minimal tiga tahun dan absensi nihil. Penilaian dari Apindo, Pemerintah dan Serikat Pekerja,” ucapnya. (mam)