AMBAL - Sebanyak tiga warga mengalami luka-luka akibat diserang seekor kera piaraan yang lepas di Desa Kaibon Petangkuran, Kecamatan Ambal, kemarin. Anehnya, semua warga yang diserang tersebut merupakan warga perempuan. Karena tidak ada satu pun warga yang berani menangkap hewan mamalia itu, akhirnya polisi turun tangan untuk menangkapnya. Informasi yang berhasil dihimpun Kebumen Ekspres, terlepasnya kera berjenis kelamin jantan tersebut berawal saat ditinggal oleh Marino, sang pemilik untuk merantau ke Jakarta. Kera yang sudah dipelihara selama empat tahun itu tinggal bersama Karsiyem (65), ibu kandung Marino. Entah karena sedih ditinggal oleh "sang tuan" atau karena birahi, tiba-tiba kera itu mengamuk dan terlepas dari kalung rantai yang selama ini mengikat bagian tubuhnya. Tak hanya lepas dari ikatan, monyet ini juga menyerang warga. Tak semua warga yang diserang, tetapi hanya kera ekor panjang itu hanya menyerang setiap wanita yang dilihatnya. Sedikitnya tiga wanita luka-luka karena ulah monyet nakal itu. "Hanya perempuan yang dicakar. Ada bapak-bapak tapi monyet nggak mau ngejar. Ngejarnya tetap perempuan," kata Karsiyem, yang juga salah satu korban yang diserang kera. Karsiyem mengalami luka cakaran dan gigitan monyet di bagian tangannya. Tak ada satu pun warga sekitar yang berani menangkapnya, termasuk warga laki-laki. Karena membuat resah, warga pun melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Ambal. Menerima laporan tersebut, aparat dari Polsek Ambal pun langsung terjun ke lokasi kejadian untuk mengamankan kera. Tetapi rupanya kera sangat lincah sehingga sulit ditangkap. Polisi dan warga pun dibuat kewalahan oleh ulah monyet tersebut. Hingga tiba-tiba Karsiyem, korban kekerasan kera dan pemilik kera tersebut berhasil menangkapnya seorang diri. Setelah berhasil ditangkap, kera diserahkan ke polisi. Namun, karena takut mengamuk saat dibawa ke Mapolsek Ambal, nenek yang berhasil menangkap bersama kera dibawa ke Mapolsek Ambal. "Monyet dibawa ke Polsek Ambal untuk diamankan. Sehingga tidak membuat keresahan di masyarakat," tandas Kepala Desa Kaibon Petangkuran, Muhlisin.(ori) Powered by Telkomsel BlackBerry®
Lukai Tiga Orang, Monyet Ditangkap Polisi
Senin 11-01-2016,10:24 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 30-04-2026,16:07 WIB
Mahasiswa HES FAI UMP Raih Predikat Penulis Naskah Terbaik Nasional IKAHI 2026
Kamis 30-04-2026,16:51 WIB
Jaga Kondusivitas, Ahmad Luthfi Ajak Buruh Peringati May Day dengan Kegiatan Konstruktif
Jumat 01-05-2026,09:05 WIB
Sidang Laka Sokaraja Hadirkan Enam Saksi, Ibu Korban Tolak Damai, Minta Proses Hukum Dilanjutkan
Jumat 01-05-2026,08:59 WIB
Koper Haji Banyumas Masih Kurang, Distribusi Bergilir, Kekurangan Dilaporkan ke Kanwil
Jumat 01-05-2026,11:08 WIB
May Day Purbalingga: 47 PHK hingga Triwulan I 2026, Serapan Kerja Tembus 300 Orang
Terkini
Jumat 01-05-2026,14:33 WIB
Insentif Keagamaan Banyumas Cair Bertahap, Guru Ngaji Sudah Terima, BOP Pesantren Menyusul
Jumat 01-05-2026,14:23 WIB
Ikut Peringati May Day, Ahmad Luthfi Sebut Buruh Adalah Pahlawan Ekonomi
Jumat 01-05-2026,14:11 WIB
Ratusan Santri di Cilacap Diduga Keracunan Makanan, Sampel Makanan Diuji
Jumat 01-05-2026,14:06 WIB
Cap Go Digelar di Boen Tek Bio Banyumas, Panitia Siapkan Kirab Budaya
Jumat 01-05-2026,13:39 WIB