VAKSINASI : Polres Banjarnegara melaksanakan vaksinasi Covid-19 dengan sasaran anak-anak usia 6 - 11 tahun di SD Negeri 2 Parakancanggah, Rabu (5/1). (ITYIMEWA)
BANJARNEGARA - Vaksinasi Covid-19 kini telah dilaksanakan dengan sasaran anak-anak. Vaksinasi ini dilaksanakan oleh Polri untuk anak usia 6 - 11 tahun.
Program vaksinasi anak merdeka dilaksanakan serentak oleh Mabes Polri ini dihadiri oleh Kapolri dan Menko PMK RI yang diikuti seluruh Polda dan Polres seluruh Indonesia, Rabu (5/1).
Di Kabupaten Banjarnegara, vaksinasi dilaksanakan oleh Polres Banjarnegara di SD Negeri 2 Parakancanggah, Kecamatan Banjarnegara.
Kapolres Banjarnegara, AKBP Fahmi Arifrianto melalui Kabag Ops Kompol Prijo Djatmiko mengatakan, Polres Banjarnegara mulai melakukan program vaksinasi anak dengan sasaran anak usia 6 - 11 tahun.
"Ini merupakan vaksinasi anak pertama dari Polres Banjarnegara terhadap 70 anak dengan vaksin Sinovac dosis pertama," ungkapnya di sela-sela vaksinasi.
Dikatakan, vaksinasi ini bertujuan untuk mewujudkan herd immunity atau kekebalan komunal kepada para siswa yang sudah mengikuti pembelajaran di sekolah. Sehingga mereka tidak terpapar Covid-19.
"Kedepan akan kita lanjutkan dengan sasaran warga Banjarnegara, bersama-sama dengan jajaran Dinas Kesehatan maupun dari instansi yang lain yang diberikan jatah vaksinasi," ungkapnya.
Dikatakan, kedepan Polres Banjarnegara akan mendata sekolah-sekolah yang akan divaksinasi.
"Target vaksinasi tergantung droping vaksin yang diberikan kepada Polres Banjarnegara," ujarnya.
https://radarbanyumas.co.id/vaksin-anak-sd-di-banjarnegara-dilakukan-bertahap/
Dia juga menghimbau agar orang tua yang mempunyai anak umur 6 - 11 memberikan pemahaman bahwa vaksin ini penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh.
"Jangan takut, suntik vaksin ini tidak sakit serta vaksin ini aman dan sudah dinyatakan halal," imbaunya.
Meski sudah divaksin, namun masyarakat diminta tetap waspada terhadap Covid-19 dengan selalu menerapkan protokol kesehatan 5 M.
"Memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi," pungkasnya. (drn)