Terminal Karangkobar Banjarnegara Semrawut

Sabtu 13-02-2021,12:47 WIB

BANJARNEGARA - Untuk mencegah kesemrawutan lalu lintas, Terminal Karangkobar perlu dibenahi. Pembenahan ini perlu dilakukan agar kendaraan yang hilir mudik pada saat pasaran tidak menumpuk dan menimbulkan kemacetan. Kepala Dinas Perhubungan Banjarnegara Muhammad Iqbal mengatakan Terminal Karangkobar perlu dibenahi. Pembenahan antara lain dengan meratakan permukaan terminal dan mengatur keluar masuk kendaraan. Iqbal mengatakan saat ini terdapat perbedaan ketinggian, sehingga perlu diratakan. https://radarbanyumas.co.id/jalan-utama-banjarnegara-dieng-sempat-tertutup-longsor/ "Tanah tidak rata, tanah yang mau diratakan lebih tinggi sekitar 80 cenitemeter, namun ada yang lebih rendah dibandingkan jalan," paparnya, Jumat (12/2). Dia mengatakan tanah yang lebih tinggi ini bisa ditarik ke barat. Sehingga pengurugan tidak membutuhkan sirtu banyak. Iqbal mengatakan pekerjaan meratakan terminal rencananya akan dilaksanakan tahun ini. "Kalau perintah Pak Bupati secepatnya. Selain itu juga ada permohonan paguyuban angkutan dan tokoh di sana, agar segera diselesaikan," kata dia. Dikatakan, dalam pekerjaan ini terminal tidak boleh lebih rendah dibandingkan jalan. Sebab dikhawatirkan terminal akan menggenang. Sebab di tepi jalan ada saluran air hujan di dekat trotoar. "Yang penting lebih tinggi dari jalan, kalau terminal lebih tinggi 20 - 30 centi meter, tidak menggenang," jelasnya. Untuk mencegah agar tidak becek, diusulkan agar langsung diaspal. "Paling tidak diurug sirtu agar tidak becek," paparnya. Untuk mencegah kesemrawutan dan kemacetan lalu lintas, perlu dilakukan pengaturan kendaraan yang masuk dan keluar terminal. Dikatakan, usulan dari Dishub pintu masuk di sebelah barat dekat dengan masjid. Sedangkan pintu keluarnya di pojok timur dekat Pasar Karangkobar Pengaturan ini berlaku untuk mikro dan kendaraan angkutan barang. "Untuk kendaraan yang mau ke Pejawaran, keluar dari terminal langsung ke kiri, yang ke Kalibening agak memutar dulu. Yang ke Banjarnegara keluar ke arah barat agar tidak menumpuk," jelasnya. Menurut dia, pintu yang darurat sekarang, kurang efektif. Sebab berhadapan dengan pintu Pasar Karangkobar yang memicu kemacetan saat pasaran. (drn)

Tags :
Kategori :

Terkait