BELUM NORMAL : Arus lalu lintas di ruas jalan yang tertimbun longsor di Desa Prigi Kecamatan Sigaluh sudah bisa dilalui, namun belum normal dan masih diberlakukan buka tutup. DARNO/RADARMAS
BANJARNEGARA - Longsor yang terjadi di jalan nasional Banjarnegara - Wonosobo terputus total selama tujuh jam. Jalan bisa dilalui Selasa (17/12) pukul 23.00 WIB. Meskipun demikian, hingga Rabu (18/12) sore, arus lalu lintas belum normal.
"Tadi malam sudah bisa dilalui. Tapi masih wasapda, sebab air masih bergerak," papar Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara Arief Rahman kemarin.
Karena kondisi yang masih rawan, petugas masih terus berjaga di lokasi. Sistem buka tutup arus masih diberlakukan hingga kemarin sore. Untuk mengatasi kemungkinan longsor susulan, petugas juga memfungsikan kembali saluran air di sawah bagian atas yang kurang lancar.
Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan pada musim penghujan ini masyarakat diminta waspada. "Hujan baru awal, kondisinya sudah seperti ini. Kita minta ESDM dan BPBD Provinsi untuk koordinasi dengan yang di kabupaten untuk menginformasikan titik-titik rawan," kata dia saat meninjau di lokasi. (drn)