Jalan Nasional Belum Penuhi Standar

Senin 28-05-2018,08:41 WIB

BANJARNEGARA - Jalan nasional di wilayah Banjarnegara kini sudah menjadi salah satu jalur utama di Jawa Tengah. Tak hanya saat mudik, setiap hari jalan yang membentang dari Tunggara Kecamatan Sigaluh hingga Piasa Wetan Kecamatan Susukan itu padat kendaraan. Namun di sejumlah titik sampai, saat ini masih belum memenuhi standar. Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengatakan saat ini jalan nasional di Banjarnegara sudah dilebarkan. Namun belum semuanya memenuhi standar. "Masih banyak yang belum memenuhi standar jalan nasional baik kelebarannya maupun kualitasnya," papar Budhi saat meninjau proyek pelebaran jalan nasional di Pucang - Bawang, Minggu (27/5). PELEBARAN Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono meninjau pelebaran jalan di ruas Pucang - Bawang. Meskipun sudah dilakukan pelebaran, masih banyak titik di jalan nasional yang belum memenuhi standar. (DARNORADARMAS) Menurutnya, proyek pelebaran jalan sangat penting untuk memecah kepadatan arus lalu lintas yang melalui Jawa Tengah. Terutama saat Lebaran. Sebab jalur jalan nasional yang melewati Banjarnegara saat ini merupakan akses yang menghubungkan wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat. Budhi berharap agar Kementerian PUPR segera memperlebar jalan yang belum memenuhi standar. Jika sudah memenuhi standar, maka layak menjadi jalur utama antar propinsi. Selain meninjau jalan nasional, Budhi juga meninjau sejumlah proyek pelebaran jalan kabupaten yang menghubungkan antar kecamatan. Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banjarnegara M Arqom Al Fahmi mengatakan pekerjaan jalan dihentikan pada H-7. "Jika belum selesai, maka pimpinan proyek harus menyingkirkan material jalan agar tidak menggangu lalu litas saat arus mudik nanti,” tambah Arqom. (drn)

Tags :
Kategori :

Terkait