Warga Kayubima Kesulitan Air

Jumat 29-09-2017,11:24 WIB

BANJARNEGARA - Kondisi Permukiman yang berada di atas perbukitan, membuat warga Dusun Kayubima Desa Petir Kecamatan Purwanegara selama ini kesulitan mendapatkan air bersih. Tak hanya musim kemarau, pada saat musim penghujanpun warga harus menempuh perjalanan cukup jauh menuju sumber mata air. Kondisi permukiman yang berada di atas perbukitan membuat warga tidak bisa membuat sumur. TAMPUNG AIR : Kapolres Banjarnegara, AKBP Nona Pricillia Ohei meninjau bak penampungan air bersih di Dusun Kayubima Desa Petir Kecamatan Purwanegara, Kamis (28/9). (Darno/Radarmas) Sebab sumur yang dibuat di sekitar perkampungan tidak bisa mengeluarkan air. Tokoh masyarakat Kayubima, Sudarsono Purwo Prabowo mengatakan sumber mata air yang diambil warga Kayubima tidak pernah mengering. Sekalipun musim kemarau. Hanya saja, warga harus berjalan kaki menempuh jarak antara setengah hingga dua kilometer menuju sumber mata air melalui wilayah ekstrim yang berbukit-bukit. "Sangat-sangat terjal," kata dia, Kamis (28/9). Sesampainya di sumber mata air, satu sumber mata air bisa diantri hingga 50 warga yang ingin mengisi jerigen. Dia menyebut penduduk Kayubima sekitar 240 KK. Namun dia merasa senang. Sebab sumber mata air yang jauhnya beberapa kilometer dialirkan menuju perkampungan secara gravitasi, bantuan dari Polres Banjarnegara. Dibutuhkan 960 pipa paralon berukuran masing-masing empat meter untuk mengalirkan air dari sumbernya di Anjir menuju permukiman penduduk. Kapolres Banjarnegara, AKBP Nona Pricillia Ohei mengatakan bantuan ini merupakan iuran para anggota yang ditujukan untuk membantu wilayah yang sering mengalami kesulitan air bersih. Nona berharap dengan dialirkannya air dari sumbernya, warga Kayubima tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih. (drn)

Tags :
Kategori :

Terkait