BANJARNEGARA – Lampu Peneragan Jalan Umum (PJU) di jalan nasional Banjarnegara – Wonosobo bakal ditambah. Selain untuk mendukung peningkatan jalan nasional, juga karena PJU di jalur tersebut masih kurang.
PANTAU : Pj Bupati Prijo Anggoro saat memantau pengerjaan jalur tengah di jalan nasional Banjarnegara - Wonosobo
Penjabat (Pj) Bupati Banjarnegara Prijo Anggoro mengatakan, lampu PJU di jalur Banjarnegara – Wonosobo baru ada di titik-titik tertentu.
Seiring dengan perbaikan dan pelebaran jalan, PJU akan dipasang dengan interval 50 meter. “Langkah ini dilakukan untuk memenuhi standart jalan nasional. Karena beberapa titik masih gelap, makanya perlu ada penambahan PJU,” kata dia.
Dia mengatakan, penambahan PJU melalui APBD kabupaten ini juga untuk memberikan keamanan dan kenyamanan pengendara di malam hari.
Sebab dengan kondisi penerangan jalan yang minim, tentu akan memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas. Sedangkan untuk perbaikan jalan, dia meminta agar pengerjaan jalan dari Banjarnegara hingga Kecamatan Susukan juga dikerjakan dengan kualitas terbaik.
Dengan demikian, jalan lebih awet dan tidak mudah berlubang. “Di sisi lain, warga juga harus ikut peduli dengan kondisi jalan. Misalnya dengan tidak mengangkut muatan melebihi tonase kendaraan yang ditentukan,” tambahnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tatag Rohyadi menjelaskan, program peningkatan jalan dari Singomerto hingga Tunggoro Kecamatan Sigaluh nantinya memiliki lebar 7 meter dan bahu jalan 1,7 meter.
Pelebaran jalan sepanjang 8 kilometer ini dianggarkan Rp 55,6 miliar. Adapun untuk perbaikan jalan dari Banjarnegara hingga Susukan, pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp 19 milliar.
“Kami berharap perbaikan jalan ini akan menyempurnakan peningkatan jalan nasional yang melewati jalur tengah dari Kecamatan Susukan hingga Kecamatan Sigaluh,” imbuhnya. (uje)