BMKG: Gelombang Tinggi Capai 6 Meter di Selatan Laut Jawa

Selasa 14-06-2022,06:03 WIB

GELOMBANG TINGGI : Wisawatan bermain di pantai Widarapayung Cilacap. (RAYKA/RADARMAS) CILACAP - Gelombang tinggi terjadi di perairan Selatan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Terkait hal tersebut, BMKG Cilacap, mengeluarkan edaran peringatan. "Gelombang tinggi yang terjadi di laut Selatan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta diperkirakan berpotensi mencapai 6 meter," kata prakirawan BMKG Cilacap, Rendi Krisnawan, Minggu (12/6). Gelombang dengan tinggi 4 hingga 6 meter pun berpeluang terjadi di Perairan Selatan Cilacap, Kebumen, Purworejo, Yogyakarta kemudian Samudera Hindia selatan Cilacap, Kebumen, Purworejo dan Yogyakarta. Ancaman tersebut diprediksi bakal berlangsung selama beberapa hari ke depan. Terkait dengan peringatan dini gelombang tinggi tersebut, ia mengimbau seluruh pengguna jasa kelautan untuk memperhatikan risiko tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran karena kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter berisiko terhadap perahu nelayan. Selanjutnya, kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter berisiko terhadap tongkang, kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter berisiko kapal feri, serta kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter berisiko terhadap kapal ukuran besar seperti kapal kargo dan kapal pesiar. https://radarbanyumas.co.id/gelombang-tinggi-dan-banjir-rob-masih-jadi-fenomena-tahunan-nelayan-cilacap-tak-melaut/ "Bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi kami himbah agar tetap selalu waspada. Sementara bagi wisatawan yang berkunjung ke pantai selatan juga kami himbau untuk tidak mandi atau bermain di pantai karena gelombang tinggi dapat terjadi sewaktu-waktu," katanya. (ray)

Tags :
Kategori :

Terkait