Grafis
CILACAP - Kabupaten Cilacap mendapatkan peringkat 3 dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda), tingkat Karisidenan Banyumas yang telah berlangsung di Kabupaten Banjarnegera beberapa waktu lalu.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Cilacap, Paiman mengatakan, ada 28 medali dari sembilan cabang olahraga (cabor) yang diraih oleh atlet - atlet kebanggan Cilacap.
Adapun cabor tersebut adalah, cabor sepakbola mendapatkan medali perunggu, sepak takraw putra meraih medali emas, sedangkan putri meraih medali perak.
Kemudian cabor basket, putra dan putri keduanya meraih medali perunggu. Voli pasir putra mendapatkan medali emas sedangkan putri meraih perunggu.
Cabor karate meraih tiga emas, satu perak dan empat perunggu. Pencak silat mendapatkan satu medali perunggu, cabor taekwondo meraih tiga emas, tiga perak dan tiga perunggu. Sementara futsal meraih medali emas.
https://radarbanyumas.co.id/banyumas-juara-umum-popda-karasidenan-banyumas-di-banjarnegara-borong-13-emas/
"Tentunya ini tren yang positif, dan semoga bisa dipertahankan pada tingkat POPDA Jateng. Untuk yang memperoleh medali emas atau peringkat satu akan diberangkatkan ke tingkat provinsi," kata Paiman, Kamis (9/6).
Paiman mengatakan, menyongsong POPDA Jateng yang akan segera digelar pihaknya terus mempersiapkan atlet-atletnya untuk bertanding. Dengan harapan, berhasil meraih hasil memuaskan dibandingkan raihan tahun sebelumnya.
Grafis
"Selama ini kita masuk rangking 10 besar, harapannya untuk tahun ini Cilacap bisa masuk rangking 5 besar, bisa membawa nama harum Pemkab Cilacap," katanya.
Pihaknya telah mempersiapkan atlet-atlet untuk melakukan pelatihan di Training Center (TC) lebih lanjut oleh pelatih masing-masing cabor supaya lebih maksimal.
Paiman mengatakan, tahun ini, Kabupaten Cilacap akan mengirimkan 12 cabor ke POPDA Cilacap. Adapun ke 12 cabor tersebut, yakni voli pasir, futsal, taekwondo, karate, atletik, renang, panahan, senam, tenis meja, tenis lapangan, bulutangkis dan sepak takraw.
"Untuk atlet-atlet yang dikirim ke provinsi akan dilakukan pelatihan di Training Center (TC) lebih lanjut oleh pelatih atau cabor masing masing supaya lebih maksimal hasilnya," pungkas Paiman. (ray)