Salah satu wahana wisata di Cilacap
CILACAP - Kabupaten Cilacap menjadi salah satu prioritas investasi di Jawa Tengah. Kendati demikian, untuk investasi sektor pariwisata di Cilacap masih dinilai minim.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cilacap, Dian Arinda Murni mengatakan, pihaknya telah mengakomodir investasi tersebut, namun berdasarkan unggulan tiap SKPD.
"Potensi yang bisa ditawarkan ini sebelumnya kita berkoordinasi dinas terkait. Dari setiap potensi tentunya hitunguan investasi ekonominya," kata dia.
https://radarbanyumas.co.id/daerah-sempadan-pantai-rawan-likuifaksi-masyarakat-diminta-perkuat-mitigasi-mandiri/
https://radarbanyumas.co.id/investor-harus-libatkan-masyarakat-cilacap-bupati-jangan-jangan-mengeruk-tapi-membangun/
Adapun potensi investasi di Cilacap, yakni industri udang terpadu di Kecamatan Binangun, kawasan terpadu kambing Karangpucung, Pulau Momongan Jetis, industri perikanan sidat, sentra industri gula semut, air panas Cipari, wisata bahari, Kawasan Industri Cilacap, Pantai Teluk Penyu, Pantai Widarapayung dan Benteng pendem.
"Untuk mengembangkan sebuah objek tentunya Pemkab butuh suntikan dana dari luar," kata dia.
Dia mencontohkan, pengembangan wisata Pulau Momongan tidak bisa berjalan baik tanpa adanya investor. Pasalnya, pariwisata tidak bisa berdiri sendiri.
"Sangat perlu karena pariwisata tidak bisa berdiri sendiri. Karena disana sebagai desa wisata wisata kesana butuh makan minum homestay. Multiplayer effect nya harus digarap. Tidak bisa berdiri sendiri," ujarnya. (ray)