BERSIH-BERSIH : Aksi bersih-bersih sampah di kawasan Pantai Teluk Penyu. Sampah terlhat berserakan di bibir pantai. RAYKADIAH/RADARMAS
CILACAP- Sampah berserakan, terlihat sejauh mata memandang di kawasan Pantai Teluk Penyu Kabupaten Cilacap. Mayoritas sampah rumah tangga. Ada bungkus makanan, botol plastik, hingga kantong plastik bekas minyak goreng.
Sepanjang dua kilometer, puluhan tim gabungan dari Paguyuban Pedagang Benteng Pendem, Gerakan Anti Sampah dan warga melakukan aksi bersih-bersih sampah plastik yang ada berada di pinggir pantai, Sabtu (8/6).
Wakil Ketua Paguyuban Pedagang Benteng Pendem, Sudiarto, merasa prihatin dengan kondisi
sekitaran pantai yang dipenuhi oleh sampah. Kondisi tersebut dapat menganggu penikmat pantai.
"Tadi kita memungut beberapa sampah dari monumen Teluk Penyu hingga menara Teluk Penyu. Kemudian diangkut oleh truk sampah sebanyak tiga truk," ujarnya.
Menurut dia, hal tersebut adalah bencana. Bukan hanya menganggu ekosistem tapi juga populasi ikan.
Dia berharap pihak pengelola pantai bisa fokus pada kebersihan. "Dulu ada truk sampah dan tosa. Sekarang hanya truk sampahnya saja, tosanya tidak ada. Kalau ada tosa lebih efektif bisa ke sela-sela yang tidak terjamah. Kami berharap pengelola sekarang bisa fokus pada kebersihan pantai," kata dia.
Salah satu peserta aksi, Rahjajeng mengatakan, banyak sampah rumah tangga. Menurut dia, ini menunjukkan tabiat warga yang belum sadar pada lingkungan yang bersih. Bakal banyak kerugian yang akan diterima manusia akibat tidak peka dengan alam.
"Sampah plastik dapat membahayakan makhluk hidup khusunya di air," ungkapnya.
Sudiato maupun Rahajeng berharap ada pembersihan dari hulu ke hilir, sambil juga mengedukasi warga agar terus sadar tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sungai sehingga bisa bermuara ke laut.
"Koordinasi lintas sektor perlu dilakukan untuk mengatasi sampah secara menyeluruh. Apalagi musim liburan seperti ini, banyak wisatawan akan semakin banyak sampah," kata mereka. (ray/din)