KROYA-Meski pelayanan KK, KTP dan surat menyurat lainnya gratis alias tidak membayar, namun kalau masih ditemukan adanya kotak permintaan biaya tambahan seikhlasnya itu disebut pungli. Hal itu ditegaskan Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MH, saat melakukan kunjungan kerjanya di Kroya, Sabtu (12/11). Saat kunjungan kerja tersebut, ada seorang warga yang mengakui jika pelayanan di desanya gratis dalam pembuatan KK, KTP maupun surat menyurat lainnya. Hanya saja, warga mengisi kotak seikhlasnya. Atas jawaban warga yang lugu dan jujur itulah yang membuat Ganjar Pranowo berdiri dari tempat duduknya dan dengan nada tinggi menegaskan jika dirinya melarang adanya pungutan liar hingga ke desa-desa. “Termasuk kotak seikhlasnya harus disingkirkan dari semua jenis pelayanan di desa, jangan sampai terdengar lagi ada ungkapan gratis tapi mengisi kotak seikhlasnya, itu pungli,” tandas dia. “Kotak seikhlasnya itu pungutan liar, harus dibuang. Sekali lagi itu pungli tidak boleh ada dalam pelayanan pemerintah,” tambah Ganjar dengan tegas. Menurut dia, sekecil apapun uang yang diterima dari masyarakat dalam bentuk pelayanan masuk kategori pungutan. Dan pungutan sekecil apapun, masuk kategori korupsi. Sehinggga harus dihilangkan dari desa. “Pokoknya, kami tidak ingin ada laporan lagi masih ada kotak seikhlasnya. Semua desa harus hilangkan itu,” tegasnya. Sementara itu, saat melanjutkan kunjungannya di Mujur, Kepala Desa Kroya Cahya Nuranto mengeluhkan soal pelayanan E-KTP. Dia mengusulkan agar E-KTP bisa di cetak sampai di kecamatan saja. Hal ini ditujukan agar masyarakat tidak keberatan ke pusat pemerintahan kabupaten seperti sekarang ini. Karena itulah, Gubernur diminta untuk membantu merealisasikan hal itu. “Kami minta agar pelayanan E-KTP bisa dipercepat. Supaya masyarakat tidak mengeluh lagi,” kata Cahyo Nuranto. Gubernur yang menanggapi pertanyaan tersebut mengaku sesuai dengan keinginannya agar pelayanan E-KTP bisa di kecamatan saja. "Bahkan kalau bisa cukup di desa atau kelurahan," ucapnya. Pada kesempatan akhir, gubernur yang dikenal dengan anti pungutan liar ini mendapat hadiah lukisan bertema anti pungli yang diberikan oleh sa'ntri PP Miftahul Huda Kroya. (yan/ttg)
Ganjar: Kotak Seikhlasnya di Desa Itu Pungli
Selasa 15-11-2016,12:32 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 14-04-2026,12:49 WIB
DLH PKP Purbalingga Siapkan Dropbox Plastik dan Jugangan untuk Atasi Sampah, Regulasi Masih Digodok
Selasa 14-04-2026,12:39 WIB
MPP Keliling Hadir di Sumpiuh Banyumas, 15 Gerai OPD Siap Layani Warga
Selasa 14-04-2026,14:37 WIB
Flyover Veteran Kembali Tertunda, Pemkab Banyumas Fokus Siapkan Lahan
Selasa 14-04-2026,15:11 WIB
Empat Barrier Pertigaan Moro Purwokerto Rusak
Selasa 14-04-2026,12:59 WIB
Dari Kebutuhan Dapur hingga Bodycare, Semua Ada di Toko Ragil Wangi Purwokerto
Terkini
Selasa 14-04-2026,16:57 WIB
Cilacap Target Peringkat 1 Pengawasan Arsip di Jawa Tengah
Selasa 14-04-2026,16:46 WIB
Dosen FEB UMP Laksanakan Pengabdian Internasional Kerjasama dengan PCIM Tiongkok
Selasa 14-04-2026,16:21 WIB
Baru 64 Persen Peserta JKN Aktif di Cilacap, dari 1,9 Juta Jiwa yang Terdaftar
Selasa 14-04-2026,16:03 WIB
Banjir Rendam Simpang Unsoed Purwokerto, Sejumlah Motor Mogok
Selasa 14-04-2026,15:57 WIB