Penyempurnaan Pasar Sidodadi CILACAP-Kondisi Pasar Sidodadi yang telah ditempati pedagang rupanya masih dikeluhkan. Dalam kunjungannya ke Pasar Sidodadi, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menjanjikan akan segera menyelesaikan kondisi lantai yang becek. Sebab, kondisi lantai di Pasar Sidadai masih becek dan kotor. Sementara, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Dian Arinda Murni juga mengatakan, proses penyempurnaan pasar akan menggunakan dana APBD kabupaten. Menurut dia, ada tiga pengerjaan fisik untuk finishing Pasar Sidadadi. Hal itu meliputi los untuk pedagang daging yang menginginkan penambahan sekat kaca, penambahan keramik, dan drainase lantai. Terkait alasan belum diserahkan aset Pasar Sidodadi dari pemerintah pusat ke kabupaten, Reni, sapaan akrab Kepala Diseperindagkop, mengatakan kemungkinan besar baru akan dilakukan pada 2017 mendatang. Karena hal itu, secara otomatis, pemeliharaan masih dibebankan kepada rekanan. "Untuk yang rusak-rusak akan menggunakan dana di jaminan pemeliharaan dari rekanan. Sebab DEDnya hanya Rp 9,7 miliar atau turun sekitar Rp 5 miliar," tandasnya. Akan tetapi, lanjut dia, jaminan pemeliharaan ini, waktunya hanya beberapa bulan saja. Ditempat terpisah, Wakil Ketua DPRD Cilacap Adi Saroso, mengatakan, proses penyempurnaan Pasar Sidodadi bisa menggunakan dana pendamping. Ia menyatakan, dana pendamping bisa dilakukan oleh Pemkab Cilacap guna melengkapi hal tersebut. "Jadi dana pendampingan tidak harus izin ke kami (legislatif, red), meskipun kalau didahului izin jauh lebih baik," ujar dia. Dana pendampingan, lanjut Adi, memang akan dibebankan kepada setiap pemerintah daerah yang menerima kegiatan dari pusat. Untuk besaran dana pendampingan, dia mengatakan hanya beberapa persen dari total anggaran. "Sudah ada rumusnya berapa persen dari total anggaran,"imbuhnya. Dia mendorong kepada Pemkab Cilacap untuk segera menyikapi kondisi terkini di Pasar Sidodadi. Sebab, kata dia, akan sangat disayangkan apabila kondisi Pasar Sidodadi yang merupakan program revitalisasi 1.000 pasar, hasilnya tidak maksimal. "Dalam hal ini merupakan ujian bagi kepala daerah untuk mengetahui seluk beluk secara teknis pengadministrasian dan keuangan daerah," tuturnya. (rez/ttg)
Dana Revitalisasi Masih Sedot APBD
Senin 28-03-2016,13:03 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 06-04-2026,17:15 WIB
KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Perjalanan Kereta Terganggu, Sejumlah KA Alih Rute
Senin 06-04-2026,13:21 WIB
Tambang Emas Ilegal di Banyumas Dibongkar, Tiga Aktor Utama Diamankan
Senin 06-04-2026,16:16 WIB
Tak Ada Kemacetan, Arus Mudik dan Balik di Cilacap Lancar
Senin 06-04-2026,15:54 WIB
Jalur Pendakian Gunung Slamet Ditutup Sementara, 21 Pendaki Turun Dengan Selamat
Senin 06-04-2026,16:29 WIB
Target KLA Paripurna, Cilacap Intensifkan Penanganan Anak Jalanan
Terkini
Senin 06-04-2026,19:57 WIB
Perempuan Nasabah PNM Mekaar di Bandung Barat Kembangkan Usaha lewat Sinergi Ultra Mikro BRI
Senin 06-04-2026,19:38 WIB
Demi Hemat Energi, Inilah Transformasi Budaya Kerja ASN Pemprov Jateng
Senin 06-04-2026,19:21 WIB
Tak Perlu Lagi Antre Lama, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Kini Bisa Lewat Antrean Online
Senin 06-04-2026,19:14 WIB
Rutan Purbalingga Razia Mendadak Libatkan TNI-BNN, 50 Warga Binaan dan Petugas Negatif Narkoba
Senin 06-04-2026,18:50 WIB