RUSAK: Kondisi aspal di ruas Toyareka-Jetis, Kecamatan Kemangkon belum mendapatkan penanganan.HANIF PANDU SETIAWAN/RADARMAS
PURBALINGGA - Kerusakan aspal pada jalan penghubung Desa Toyareka dengan Desa Jetis, Kecamatan Kemangkon tampak belum juga tertangani. Berdasarkan pantauan pada Rabu (25/12), keretakan pada badan jalan tampak semakin melebar yang dikhawatirkan bisa membahayakan pengendara.
Selain itu jalan selebar sekitar tiga meter tersebut pun banyak bergelombang akibat tingginya aktivitas truk pengangkut material yang melintas. Terlebih, jalan tersebut kerap menjadi akses alternatif antar kabupaten.
“Saat arus mudik memang sangat ramai oleh kendaraan dari plat luar daerah. Semoga segera diperbaiki. Sebab bisa bahaya juga. Apalagi penerangan minim saat malam hari,” ujar salah satu warga setempat, Budi.
Warga pun meminta pemerintah kabupaten segera melakukan tindakan atas kondisi jalan tersebut guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengendara.
Terkait hal tersebut Kepala Bidang Bina Marga DPU PR Kabupaten Purbalingga Cahyo Rudiyanto mengungkapkan bahwa untuk sementara pihaknya belum dapat memastikan perbaikan pada jalan tersebut dalam waktu dekat. “Yang ada penanganan tahun 2020 untuk jalan Gambarsari Jetis,” ujarnya. (nif)