Penawaran Dinilai Tidak Rasional
PURBALINGGA - Tahapan lelang parkir area khusus Pasar Segamas dipertanyakan peserta lelang yang tak lolos, Kamis (9/3). Mereka mempertanyakan klausul aturan lelang yang diberikan panitia lelang yang dinilai lemah. Panitia dinilai tidak memberikan pagu minimal penawaran, dan tidak memberikan sanksi apapun terhadap pemenang lelang yang sekiranya akan mundur.
DISOAL : Salah satu lahan parkir depan Pasar Segamas yang dilelang pengelolaannya. (AMARULLAH NURCAHYO/RADARMAS)
Salah satu peserta lelang, Agus dari CV Ajeng Sakti mengatakan, ada indikasi peserta lelang menawarkan harga tinggi hingga Rp 177 juta lebih dan ketika menang akan mundur. Jika sesuai aturan maka penawar harga tertinggi kedua akan mengelola parkir, namun dengan harga pemenang pertama. Jika penawar nomor dua tidak berani mengambil, maka parkir akan dikembalikan ke pemerintah daerah.
"Bisa saja terjadi jika dikembalikan ke pemkab, maka pemkab bisa menunjuk pihak lain untuk mengelola parkir," katanya.
Sugeng dari CV Trassindo yang juga menjadi peserta lelang mengungkapkan, berdasarkan evaluasi tahun lalu, lelang parkir Segamas Rp 82 juta per bulan. Hasilnya selama sebulan pengelola mendapatkan pendapatan kotor Rp 180 juta.
Nantinya pendapatan disetor ke pengelola pasar Rp 82 juta, gaji karyawan Rp 40 juta, dan administrasi Rp 4 juta. “Saat ini dengan penawaran lelang yang mencapai Rp 177 juta lebih, maka pengelola pasti akan minus Rp 41 juta tiap bulannya. Ini tidak logis. Ada indikasi pemenang lelang nanti akan mundur dan imbasnya pada gagalnya lelang. Jika nanti dikelola pemkab, diduga ada aturan baru kenaikan tarif parkir,” tuturnya.
Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Purbalingga yang juga sebagai ketua panitia lelang parkir Pasar Segamas, Bambang Sukendro mengatakan, proses lelang dilakukan mulai 2 -9 Maret. Awalnya ada 11 peserta yang mengambil formulir, namun hanya enam yang mengembalikan dengan berkas persyaratannya.
Berdasarkan seleksi, panitia hanya mendapatkan dua peserta yang memenuhi syarat. Yakni peringkat pertama calon pemenang lelang CV Muda Bangkit dengan nilai penawaran Rp 177.750.000 per bulan, dan peringkat kedua CV Maju Mapan dengan nilai penawaran Rp 125 juta per bulan.
Panitia memberikan waktu sanggah dua hari dan ada proses klarifikasi lagi terhadap calon pemenang. Jika tidak ada masalah, maka penandatanganan kontrak akan dilakukan pada 17 Maret mendatang. Bila pemenang lelang mengundurkan diri, maka akan diberikan pada peringkat dua dengan nilai lelang pemenang pertama. Jika pemenang kedua juga mundur, maka pengelolaan parkir akan dilakukan oleh pemkab.
Kepala Dinperindag Kabupaten Purbalingga Sidik Purwanto mengatakan, sudah menerima laporan hasil lelang. Dia melihat penawaran yang diberikan calon pemenang lelang memang tidak rasional. Tapi jika calon tetap bersikukuh dan mampu memenuhi angka lelang, kontrak akan ditandatangani.
Sementara itu, Kepala UPT Pasar Segamas, Suyadi menegaskan, mekanisme lelang parkir sudah sesuai aturan. Proses lelang dilakukan dengan cara transparan dengan panitia yang berkompeten di bidang parkir, seperti dari Dinperindag, Dinas Perhubungan (Dinhub), dan Badan Keuangan Daerah (Bakeuda).
“Tidak ada titip-titipan kepada peserta lelang. Kami juga tidak berpikir sama sekali mengapa ada anggapan lelang terkesan akan digagalkan dan diganti pemkab melalui pihak lain,” ungkapnya.
Suyadi juga menegaskan, dalam klausul lelang, panitia memiliki harga perkiraan sendiri (HPS) untuk parkir Pasar Segamas tahun 2017 sebesar Rp 110 juta per bulan.
"Jika mengacu HPS, maka harga terendah dibuka pada HPS. Kami tegaskan, bukannya tidak ada pagu minimal. Hasil lelang Kamis (9/3) juga belum final, masih ada proses lagi yaitu sanggah dan klarifikasi calon pemenang," tegasnya.
Menurutnya, jika nantinya pemenang lelang mundur, dalam klausul, panitia akan memasukkan pemenang dalam daftar hitam dan tidak akan diperbolehkan mengikuti lelang lagi. “Tahapan lelang dilakukan secara sportif, peserta lelang juga harusnya menawarkan dengan harga yang logis," ujarnya. (amr/sus)