[caption id="attachment_99737" align="aligncenter" width="500"] Ilustrasi[/caption] PURBALINGGA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga memastikan tidak akan meningkatkan status Pasar Hewan Purbalingga, sebagai pasar yang menjual hewan besar. Sebab, lokasi Pasar Hewan saat ini, tidak memungkinkan untuk ditingkatkan statusnya, dengan menjual ternak besar, seperti sapi dan kerbau. "Jika diperluas dengan ditambah pasar hewan besar, seperti sapi atau kerbau, sangat tidak memungkinkan. Karena, hal itu akan bermasalah dengan limbah pasar yang akan dihasilkan jika ditambah sapi atau kerbau," jelas Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Dinperindagkop) Kabupaten Purbalingga Agus Winarno kepada Radarmas, kemarin (22/2). Dia menambahkan, terkait desakan adanya pasar untuk menjual hewan ternak besar, seperti sapi dan kerbau, dia enggan membangun di Pasar Hewan Purbalingga. "Kalau mau bangun, bukan di situ (Pasar Hewan Purbalingga, red). Harus di lokasi baru, yang memenuhi syarat," tegasnya. Terkait rencana pengembangan Pasar Hewan Purbalingga, dia mengatakan pihaknya sudah memiliki rencana. Namun, hingga saat ini masih belum dikabulkan. "Rencana saya, Pasar Hewan (Purbalingga) akan dilebarkan ke sebelah utara. Namun, khusus untuk unggas saja. Sebab, saya rasa kondisi pasar hewan seperti saat ini, paling ideal," jelasnya. Dia mengakui, kondisi Pasar Hewan saat ini, masih butuh perluasan. Sebab, pengunjung pasar hewan satu-satunya di Purbalingga ini, cukup banyak di hari-hari pasaran. Sebelumnya, diberitakan koran ini, kondisi Pasar Hewan Purbalingga yang sempit, dinilai menjadi penyebab minimnya pendapatan asli daerah (PAD), yang dosetorkan ke kas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga, setiap tahun. Rendahnya PAD yang disetorkan, salah satunya karena terbatasnya area pasar. Dia berharap ke depan, bisa dikembangkan. Karena, dengan luas yang terbatas, Pasa Hewan hanya menyediakan hewan ternak kecil, berupa kambing dan berbagai jenis unggas. Ada keinginan dari para pedagang, agar Pasar Hewan Purbalingga juga menyediakan lokasi untuk pasar sapi. Pasalnya sejumlah pasar hewan yang selama ini menyediakan sapi sudah tidak beroperasi. Diantaranya pasar hewan Bobotsari dan pasar hewan Bukateja. (tya/bdg)
Pasar Hewan Tak Akan Ditambah Pasar Sapi
Selasa 23-02-2016,11:35 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 05-04-2026,15:35 WIB
Uang Palsu Gegerkan Pasar Cilongok Banyumas, Pedagang Lansia Jadi Sasaran, Terduga Pelaku Terekam CCTV
Minggu 05-04-2026,13:58 WIB
Suhu Kawah Naik 52,8 Derajat Celcius dalam Sehari, Pendakian Gunung Slamet Ditutup Sementara
Minggu 05-04-2026,16:34 WIB
Cilacap Tidak Akan Terapkan WFH bagi ASN, Layanan Publik Jadi Pertimbangan Utama
Minggu 05-04-2026,16:40 WIB
Aktifitas Nelayan di Cilacap Kembali Normal, Hasil Belum Maksimal
Minggu 05-04-2026,18:46 WIB
Persibangga Comeback 2-1 Lawan Mataram Utama, Menang Perdana Jelang Liga 4 Nasional 2026
Terkini
Senin 06-04-2026,12:41 WIB
Mengaku Diancam, Warga Bukateja Purbalingga Lapor Polisi, Berakhir Damai Usai Mediasi
Senin 06-04-2026,12:00 WIB
Tren Lansia ke Museum Wayang Melonjak, Akses Trans Banyumas Dorong Kunjungan
Minggu 05-04-2026,21:10 WIB
Hendy Yudoko Resmi Jabat Manajer PDJR UT Purwokerto, Perkuat Akses Pendidikan
Minggu 05-04-2026,20:35 WIB
Dramatis, Pemuda Panjat Tower di Pegalongan Banyumas Dievakuasi, Diduga Hendak Mengakhiri Hidup
Minggu 05-04-2026,18:46 WIB