PURBALINGGA- Kerusakan ruas jalan lingkar Mewek- Grecol Kalimanah yang semakin parah diduga dipengaruhi oleh kendaraan bertonase besar yang tidak sesuai kelas jalan. Sayangnya, ketika dilakukan operasi penindakan gabungan, sopir truk bermuatan sangat berat kerapkali kucing- kucingan atau mencuri waktu dengan petugas. “Biasanya pagi sekali sudah jalan atau tengah malam sekalian. Padahal kami sudah menghadang melalui operasi gabungan di perbatasan Jompo, Kalimanah. Meski begitu, tetap ada yang ditindak karena diduga melebihi kapasitas dan tidak sesuai kelas jalan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dinhubkominfo) Purbalingga, Yonathan Eko Nugroho, Jumat (29/1). Pihaknya bersama Satuan Polisi Lalulintas siap menindak tegas kendaraan bertonase berat yang melanggar. Jika surat- surat lengkap, maka akan dilakukan pembinaan dan diminta menaati rambu yang ada. “Kami juga segera berkoordinasi dengan DPU soal kondisi dan kesiapan jalan raya Kabupaten Purbalingga. Jika ada laporan dan dinilai sudah merusakn jalan, maka kami akan segera turun dan menindaklanjutinya,” tambahnya. Yonathan menegaskan, jika tidak sesuai kelas jalan dan tetap beroperasi, maka bisa dikatakan tidak ikut memelihara jalan dan bisa dinilai melanggar karena berpotensi merusak jalan. “Prinsipnya kami terus berkoordinasi, termasuk nantinya dengan jajaran Dinhub provinsi di Banyumas untuk menyiapkan alat timbang portable,” tegasnya. Pantauan Radarmas di lapangan, sejumlah kendaraan bermuatan peti kemas, dan lainnya kerap melintas di jalan lingkar Mewek- Grecol hingga SPBU Kalimanah kisaran pukul 20.00 hingga tengah malam. Kondisi jalan yang sebelumnya sudah mulus, saat ini bergelombang dan diperparah musim hujan menimbulkan lobang di beberapa titik. Sementara itu DPU mulai Jumat (29/1) turun memperbaiki ruas jalan itu dengan anggaran pemeliharaan jalan. Kendaraan DPU langsung menutup lobang jalan dan menyesuaikan kembali jalan yang bergelombang agar nyaman dilalui kendaraan. Diberitakan sebelumnya, ruas jalan lingkar Mewek- Grecol Kecamatan Kalimanah dalam beberapa pekan terakhir dikeluhkan pengguna jalan. Selain kondisi jalan yang rusak akibat bergelombang dan mulai banyak lubang, juga ketika malam minim penerangan lampu jalan. (amr) KETERANGAN FOTO Rambu Tonase : Rambu jalan di Mewek- Grecol yang terpasang dan menjelaskan tonase kendaraan diduga kerap dilanggar dan hanya sebagai pajangan.
Sopir Tonase Berat Langgar Kelas Jalan
Sabtu 30-01-2016,11:16 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 24-07-2026,13:52 WIB
BPJS Ketenagakerjaan dan JAMDATUN Kerja Sama Pastikan Hak Pekerja atas Jaminan Sosial Terpenuhi
Jumat 24-07-2026,16:26 WIB
Ratusan Pengemudi Odong-odong Datangi DPRD Kabupaten Cilacap, Protes Larangan Operasional di Jalan Umum
Jumat 24-07-2026,08:57 WIB
Persibangga U-13 Lolos ke Babak 16 Besar Piala Soeratin Jateng Usai Bungkam Persitema 4-1
Jumat 24-07-2026,08:40 WIB
FIKES UMP Gelar Konferensi Internasional ke-7, Dorong Transformasi Kesehatan Global Berbasis Teknologi
Jumat 24-07-2026,17:43 WIB
Kemenag dan BPS Purbalingga Perkuat Sinergi, Optimistis Dorong Penurunan Angka Kemiskinan
Terkini
Jumat 24-07-2026,18:54 WIB
Pemprov Jateng Mulai Tanamkan Konsep Industri Hijau kepada Siswa SMA/SMK
Jumat 24-07-2026,17:43 WIB
Kemenag dan BPS Purbalingga Perkuat Sinergi, Optimistis Dorong Penurunan Angka Kemiskinan
Jumat 24-07-2026,17:36 WIB
BI dan UMP Latih Penyelia Halal, SELARAS 2026 Perkuat Ekosistem UMKM Banyumas
Jumat 24-07-2026,17:08 WIB
48 Desa di Cilacap Siap Gelar Pilkades Serentak 17 Desember 2026
Jumat 24-07-2026,16:47 WIB