PADAMARA- Lahan pertanian yang sebelumnya tidak dimanfaatkan atau lahan tidur, kali ini dimanfaatkan kelompok tani (Klomtan) Sri Rahayu 1 Dusun 1 Desa Gemuruh Kecamatan Padamara. Para petani memanfaatkan lahan seluas kurang lebih 1,1 hektar dengan penanaman jagung varietas unggul Pertiwi mulai Minggu (10/1) dengan tanam bersama. Pj Kepala Desa Gemuruh, Mulyanto mengatakan, pemerintah desa melelang tanah yang terbengkalai kurang lebih selama 3 tahun untuk dimanfaatkan anggota klomtan. Sehingga hal itu diharapkan mampu menghasilkan komoditas yang menunjang kesejahteraan petani. “Kami juga sedang mengupayakan jalan usaha tani melalui Musrenbangdes. Tujuannya agar akses pertanian sejak tanam sampai panen dan angkut bisa lebih mudah sampai ke akses jalan utama pemerintah. Kami optimis tahun ini terealisasi,” paparnya, kemarin. Pemerintah desa memberikan keringanan dalam menyewa lahan itu. Yaitu dengan separo harga umumnya. Sehingga kelompok tani bisa menikmati hasil pertanian palawija maupun padi dengan lebih optimal. “Desa kami memiliki 3 kelompok tani dan terus kita dukung aktifitasnya. Bahkan kami berikan apresiasi tinggi kiprah pemuda di desa yang masuk respek dengan pertanian sawah di sini,” tambahnya. Ketua Klomtan Sri Rahayu I Gemuruh, Toto mengatakan, hasil panen bisa dinikmati dalam kurun waktu kurang lebih 120 hari kedepan. Pihaknya sementara ini menggunakan bibit swadaya dan mandiri dari kelompok. Namun kedepan akan mengajukan proposal kepada dinas terkait untuk bantuan bibit. “Kami berupaya memaksimalkan hasil dan memanfaatkan tanah ini dengan segala upaya. Karenanya, semua kegiatan tanam jagung ini kita sengkyung bersama. Termasuk dengan Babinsa, pemerintah desa, penyuluh pertanian dan lainnya,” ungkapnya. Babinsa Haryadi mengatakan, upaya pendampingan petani melalui Klomtan Sri Rahayu di Gemuruh ini juga sebagai upaya mendukung program pemerintah dengan pengoptimalisasian hasil Padi Jagung dan Kedelai (Pajale). Karenanya, jajarannya tetap mengawal serta memberikan arahan agar hasil yang diharapkan terealisasi. “Kami bersama petani, penyuluh dan pemerintah desa tak pernah lelah menyemangati petani,” tegasnya. (amr/adv) KETERANGAN FOTO KOMPAK : Petani, pemerintah desa, Babinsa Gemuruh kompak memulai penanaman jagung, Minggu (10/1) kemarin.
Klomtan Sri Rahayu 1 Kembangkan Jagung
Senin 11-01-2016,11:51 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 02-05-2026,16:48 WIB
Dongkrak Pariwisata Jateng, Taj Yasin Atraksi Paralayang di Curug Sewu Kendal
Sabtu 02-05-2026,12:25 WIB
Menikmati Seni, Sejarah, dan Kuliner di Mangkunegaran MakaN-MakaN 2026
Sabtu 02-05-2026,18:17 WIB
Empat Mahasiswa PAI FAI UMP Terbitkan Buku Nasional Ber-QRCBN: Antara Waktu, Belajar, dan Kenangan
Sabtu 02-05-2026,16:12 WIB
Rata-rata Lama Sekolah Purbalingga Masih 7,37 Tahun, Jauh di Bawah Nasional
Sabtu 02-05-2026,18:16 WIB
Hujan Deras Tak Surutkan Aksi, 25 Mahasiswa Purbalingga Tuntut Kesejahteraan Buruh
Terkini
Sabtu 02-05-2026,18:17 WIB
Empat Mahasiswa PAI FAI UMP Terbitkan Buku Nasional Ber-QRCBN: Antara Waktu, Belajar, dan Kenangan
Sabtu 02-05-2026,18:16 WIB
Hujan Deras Tak Surutkan Aksi, 25 Mahasiswa Purbalingga Tuntut Kesejahteraan Buruh
Sabtu 02-05-2026,16:48 WIB
Dongkrak Pariwisata Jateng, Taj Yasin Atraksi Paralayang di Curug Sewu Kendal
Sabtu 02-05-2026,16:12 WIB
Rata-rata Lama Sekolah Purbalingga Masih 7,37 Tahun, Jauh di Bawah Nasional
Sabtu 02-05-2026,12:25 WIB