Edarkan Uang Palsu Dua Kali di Pasar Sumpiuh

Sabtu 02-07-2022,14:52 WIB

Korban membenarkan bahwa perempuan yang di sebelahnya adalah orang yang membeli kacang tanah padanya menggunakan uang palsu ketika Sabtu, 25 Juni lalu. FIJRI/RADARMAS SUMPIUH - Terduga pelaku pengedar uang palsu di Pasar Sumpiuh melakukan aksinya bukan untuk yang pertama kali. Pada Sabtu (25/6) lalu, Pasar Sumpiuh sudah geger. Pengelola Pasar Sumpiuh mencatat berdasarkan pedagang yang melaporkan diri sebagai korban pembelian dengan uang palsu mencapai 18 orang. Pada Sabtu (2/7) ini merupakan aksi keduanya mengedarkan uang palsu di Pasar Sumpiuh. Pedagang kacang tanah Marsiyem adalah salah satu korban pada Sabtu minggu lalu. "Sabtu lalu pedagang sudah ramai dapat uang palsu, ada 18 orang," beber Petugas Keamanan Pasar Sumpiuh Tri Madyo Ratmono di Mapolsek Sumpiuh kepada Radarmas. Pasar Sumpiuh terdapat dua hari pasaran, Rabu dan Sabtu. Tri Madyo Ratmono menceritakan di hari Rabu tidak ada laporan uang palsu dari pedagang. Namun demikian, adanya peredaran uang palsu tetap meresahkan. Sehingga, Pengelola Pasar Sumpiuh melakukan rembug dengan pedagang. "Waktu itu, kami berpesan, apabila orangnya datang lagi, supaya pedagang yang mendapatkan uang palsu untuk memberi tahu sebelahnya dan segera laporkan ke pengelola pasar. Hari ini, dipraktekkan oleh pedagang," terang Tri Madyo Ratmono. https://radarbanyumas.co.id/seorang-perempuan-diduga-edarkan-uang-palsu-di-pasar-sumpiuh/ Pucuk dicinta, ulam pun tiba. Peribahasa itu sepertinya cocok untuk menggambarkan situasi di Pasar Sumpiuh pada Sabtu (2/7) pagi. Terduga pelaku pengedar uang palsu datang kembali melancarkan aksinya. Pedagang lanting bergegas menginformasikan kepada Petugas Keamanan Pasar Sumpiuh bahwa ada seorang perempuan yang membeli dengan uang palsu. (fij)

Tags :
Kategori :

Terkait