MASIH BANYAK: Stok cabai merah di lapak pedagang. (FIJRI/RADARMAS)
SUMPIUH-Dalam beberapa waktu terakhir, harga cabai rawit terus merangkak naik. Di Pasar Sumpiuh satu kilogram cabai rawit sudah tembus Rp 60 ribu.
"Cabai rawit sekarang ini malah jadi lebih mahal dari ketika lebaran kemarin," ujar pedagang bumbu dapur Sariyah, Minggu (29/5) di lapaknya.
Informasi dari juragan, lanjutnya, yang memasok cabai. Pedasnya harga cabai rawit dipicu oleh kelangkaan. Tanaman cabai banyak yang mati disebabkan cuaca ekstrim.
Catatan survei harga sembako Pengelola Pasar Sumpiuh pada hari sebelumnya, Jum'at (27/5). Cabai rawit satu kilogramnya masih Rp 54 ribu.
Tidak hanya cabai rawit, kenaikan harga juga terjadi pada cabai merah. Lonjakan harga dari Rp 47.500, kini sudah mencapai Rp 55 ribu.
"Cabai itu kalau sedang naik tidak kira-kira. Langsung tinggi. Tadi ada enam kilogram cabai rawit, sudah habis," tukas Sariyah.
Terpisah, Kepala Desa Grujugan Kecamatan Kemranjen Sugeng Susyanto menceritakan petani palawija di desanya yang menanam cabai rawit mengalami gagal panen. Tanaman mati terendam banjir pada Maret lalu. (fij)
https://radarbanyumas.co.id/cabai-rawit-merah-naik-rp-14-ribu/