Kompos TPST Kian Diminati

Rabu 02-02-2022,18:32 WIB

DIMINATI: Proses penurunan kompos di Desa Prembun, Tambak. (ISTIMEWA) Tiga Desa Sudah Ajukan Permintaan TAMBAK-Kompos produksi Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Sumpiuh diminati. Baru-baru ini, tiga desa di wilayah Kecamatan Tambak mengajukan permintaan kompos. "Semua permintaan kompos ditujukan ke bupati. UPKP Wilayah Sumpiuh yang eksekusi," terang Kepala UPKP Wilayah Sumpiuh Titien Isnaeni, Selasa (1/2). Permintaan jumlah kompos beragam. Permintaan Desa Prembun sebanyak 5 ton kompos. Sedangkan Watuagung 1 ton kompos dan Gebangsari hanya 250 kilogram atau setara 10 kandi. UPKP melakukan pelayanan pengantaran kompos ke masing-masing tujuan. Permintaan kompos dengan mengajukan proposal ke bupati tidak dipungut biaya alias gratis. Berbeda dengan Prembun bahwa kepala desa yang bersurat ke bupati untuk permintaan kompos. Dua desa lainnya merupakan kelompok tani yang mengajukan proposal. https://radarbanyumas.co.id/kurangi-residu-karyawan-tpst-sumpiuh-diminta-lembur/ "Bagi yang meminta kompos, prosedurnya tetap pengajuan ke bupati dulu," imbuh Titien. TPST Sumpiuh memproduksi kompos. Ada budidaya magot yang menghasilkan kompos. (fij)

Tags :
Kategori :

Terkait