PURWOKERTO - Pandemi covid-19 mulai melandai. Namun, Ketua DPRD Banyumas dr Budhi Setiawan meminta tetap dilakukan tes antigen secara acak. Prioritas lokasi tes, pasar dan sekolah.
"Pasar dan sekolah jadi prioritas untuk dilakukan tes acak antigen. Harus dilakukan rutin. Minimal dua kali seminggu," kata Budhi.
Dituturkan, tes acak tetap perlu dilakukan untuk memotret kondisi pandemi di Kabupaten Banyumas. Juga sebagai bekal pertimbangan dalam menentukan kebijakan.
"Ini harus jadi inisiatif Dinas Kesehatan. Kepala Dinas harus punya sense, mana yang harus dilakukan mana yang tidak harus dilakukan," tandasnya.
Selain pasar dan sekolah, dia juga meminta tes acak dilakukan di fasilitas publik lainnya. Salah satunya tempat wisata.
"Pengunjung wisata juga perlu diperiksa juga, terutama saat ramai akhir pekan," jelasnya.
https://radarbanyumas.co.id/pasien-covid-di-banyumas-tersisa-15-orang/
Budhi meminta agar sekali tes acak antigen minimal 50 kuota. Selain itu, harus disertai dengan edukasi protokol kesehatan yang massif.
"Treatmentnya kalau positif nanti dites PCR, lalu dilakukan tracking dan tracing," pungkasnya. (aam)