Acara Adat Kungkum di Kejawar Dibatalkan

Kamis 01-07-2021,11:25 WIB

BERMAIN: Pengujung asyik bermain jungkat jungkit dari bambu beberapa waktu lalu di lokasi wisata Djagongan Koena. BANYUMAS - Acara adat kungkum di Desa Kejawar Kecamatan Banyumas yang sedianya dihelat pada 4 Juli mendatang dibatalkan. Menyusul Pandemi Covid-19 di Kabupaten Banyumas dinyatakan belum terkendali. https://radarbanyumas.co.id/nguri-nguri-budaya-perang-kupat-kosong-dan-bada-di-kejawar-maknai-kupat-sebagai-ngaku-lepat/ "Belum berani menjadwalkan ulang. Menunggu kondisi Covid-19 di Kabupaten Banyumas berangsur pulih," ujar Pj Kepala Desa Kejawar Suwarno, Rabu (30/6). Adat kungkum digambarkan pada prosesi sunatan. Terdapat rangkaian dimana anak berendam di suatu mata air. Rencananya, tradisi tersebut digelar untuk menarik wisatawan. Bahwa di Desa Kejawar ada budaya sunatan yang terbilang unik. "Persiapan adat kungkum sudah sekitar 30 persen. Kami mengikuti arahan untuk ditunda dulu," imbuh Suwarno. Dikhawatirkan dengan berlangsungnya adat tersebut. Dapat memicu keramaian di lokasi wisata. Sedangkan angka terkonfirmasi positif di Kabupaten Banyumas sedang melonjak. Meski acara adat ditunda. Suwarno menerangkan wisata desa Djagongan Koena tetap buka seperti biasanya. Seperti dolanan bocah rutin berjalan dengan protokol kesehatan. (fij)

Tags :
Kategori :

Terkait