Nenek yang hilang.Istimewa
BANYUMAS – Seorang nenek bernama Mutinah (80) nenek asal Grumbul Gununganyar, Desa Krajan Kecamatan Pekuncen dikabarkan hilang sejak sejak seminggu lalu. Nenek tersebut pergi tanpa pamit sampai sekarang, Sabtu (21/11). Sampai saat ini pihak keluarga dan perangkat desa masih melakukan pencarian.
Perangkat Desa Krajan, Agus Giniarso mengatakan, Mutinah yang sudah mulai linglung ini pergi sejak Minggu lalu tanpa pamit dengan keluarganya.
https://radarbanyumas.co.id/siswi-smp-purbalingga-lima-hari-tidak-pulang-pamit-berangkat-sekolah/
"Dia pergi tanpa pamit. Akhirnya setelah 24 jam tidak kembali, keluarga menyatakan hilang dan melaporkan hal ini ke pemerintah desa dan polisi. Kami bersama keluarga dan warga hingga seminggu ini terus melakukan pencarian," jelasnya.
Ia melanjutkan, tidak hanya di lingkungan desa, pencarian juga dilaksanakan di seputaran wilayah desa lainnya. Seperti wilayah Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan Brebes. Pasalnya lokasi desa Krajan berbatasan dengan Kabupaten Brebes.
"Kami juga melakukan pencarian ke hutan. Soalnya nenek Mutinah ini juga beraktivitas di sekitar hutan," jelasnya.
Keluargapun berharap agar nenek Mutinah segera ditemukan kembali dalam keadaan selamat.
"Kepada warga yang menemukan nenek-nenek yang terlihat kebingungan atau linglung, bisa menghubungi pihak keluarga atau perangkat Desa Krajan," pungkasnya. (ali)