Zaeni Miftah Kembali Pimpin PKB Kebumen

Senin 26-10-2026,13:20 WIB
Reporter : Imam Wahyudi
Editor : Cahyo Kuncoro

KEBUMEN, RADARBANYUMAS.CO.ID, - Zaeni Miftah kembali terpilih sebagai Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kebumen untuk periode 2026–2031. Zaeni terpilih sekaligus dikukuhkan pada Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) PKB yang digelar di Mexolie Hotel Kebumen, Jumat (23/10/2026).

Pengukuhan a jajaran pengurus PKB Kebumen Periode 2026-2031  dilakukan Ketua DPW PKB Jawa Tengah, Sarif Abdillah.

Zaeni menegaskan, PKB Kebumen memasang target peningkatan perolehan kursi menjadi 16 pada pemilu mendatang. Target tersebut menjadi tantangan bagi Zaeni dan jajaran pengurus untuk mempertahankan capaian politik sekaligus memperluas dukungan masyarakat.

BACA JUGA:Uang Rp17,2 Juta Digasak Maling di Banyumas, Pemilik Baru Menyadari Setelah Terbangun

Keberhasilan PKB pada pemilu sebelumnya, ujar dia,  tidak boleh membuat kader terlena. Menurutnya, konsolidasi organisasi dan penguatan semangat kader harus terus dilakukan agar partai tetap mampu bersaing.

BACA JUGA:Hujan Singkat Turun di Sejumlah Wilayah Kebumen

“Betapa saya tidak boleh berpuas diri, hari ini PKB tidak boleh berpuas diri atas kemenangan yang telah diraih. Saya kira slogan "Asal Menang Mangkat Dewek" tetap akan berlaku,” ujar Zaeni yang juga Wakil Bupati Kebumen tersebut.

BACA JUGA:Pemilu Masih 2029, PKB Banyumas Sudah Tancap Gas Panaskan Mesin Partai

Ia menyebut, target politik ke depan harus disusun dengan mempertimbangkan perkembangan pemilih yang semakin kritis dalam menentukan pilihan. Karena itu, PKB tidak bisa hanya mengandalkan capaian masa lalu, tetapi harus hadir di tengah masyarakat.

“Pemilu ke depan tentu punya hitung-hitungan tersendiri, akurasinya juga pasti berbeda. Pemilih juga sudah semakin cerdas, sehingga partai kita harus hadir di masyarakat. Itulah kata kuncinya, keberadaan politik kehadiran,” katanya.

Di hadapan kader, Zaeni mengingatkan perjalanan panjang PKB Kebumen. Pada Pemilu 1999, partai tersebut meraih posisi kedua dengan sembilan kursi dan sekitar 120 ribu suara.

Namun, perolehan kursi PKB kemudian mengalami penurunan dalam pemilu-pemilu berikutnya. Puncaknya pada Pemilu 2009, ketika PKB hanya memperoleh empat kursi. Pada periode tersebut, partai juga kehilangan posisi pimpinan DPRD yang sebelumnya dipegang.

Zaeni menyebut pengalaman konflik internal pada masa lalu menjadi pelajaran penting bagi perjalanan partai. Konflik dinilai dapat merusak kekuatan organisasi sehingga kepengurusan saat ini memilih merangkul berbagai pihak dan menghindari pertentangan internal.

Menurutnya, kebersamaan menjadi salah satu hal yang perlu dijaga untuk membangun kembali kekuatan partai. Upaya tersebut menjadi bagian dari perjalanan PKB hingga meraih kemenangan pada Pemilu 2024 di Kebumen.

BACA JUGA:Lapangan Manunggal Gombong Bakal Dilengkapi Jogging Track

Tags :
Kategori :

Terkait