Petani melakukan kerja bakti mengurug jalan usaha tani di areal persawahan Desa Selandaka. ISTIMEWA
SUMPIUH - Camat Sumpiuh Ahmad Suryanto menyarankan pemerintah desa di jalur selatan untuk pembukaan jalan. Khususnya jalan yang menjadi akses petani.
"Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah atau PISEW yang kini sedang berjalan dapat menjadi stimulan untuk meneruskan pembangunan jalan usaha tani di jalur selatan," urai Ahmad, Minggu (4/10).
https://radarbanyumas.co.id/masyarakat-kejawar-minta-lapangan-desa-kades-sawah-kas-desa-kejawar-satu-hektare-jadi-lapangan/
Akses petani patut diprioritaskan oleh pemerintah desa. Agar aktivitas penghasil pangan menjadi mudah. Kebanyakan jalan usaha tani masih berupa tanah. Sehingga ketika musim penghujan sulit untuk dilintasi.
Menurut Ahmad, perhatian pemerintah desa untuk petani perlu terus ditingkatkan. Sebab, mayoritas masyarakat di Kecamatan Sumpiuh berprofesi sebagai petani.
"Jalur selatan untuk akses petani bisa dianggarkan dari dana desa. Mudahkanlah petani dalam menggarap sawahnya," ujar Ahmad.
Jalur selatan jalan kabupaten ruas Karanggedang-Nusadadi tepatnya di gerumbul Clawer setiap tahun mendapat perbaikan dan peningkatan jalan. Dikatakan Ahmad, pemerintah desa di sekitarnya dapat mengimbangi untuk pembangunan jalan potensial petani.
Kesejahteraan petani salah satunya dapat diukur dari akses jalan. Jalur ekonomi masyarakat menjadi tumpuan petani untuk aktivitas.
Terpisah, Mantri Pengairan Unit Pelaksana Teknis Dinas Pekerjaan Umum Wilayah Sumpiuh Teguh Dumadi sepakat dengan perhatian untuk petani dari pemerintah desa. Jalan usaha tani merupakan infrastruktur penting.
"Termasuk tanggul saluran, juga menjadi lalu lintas petani. Dari UPTD sudah melakukan normalisasi untuk memudahkan petani," tandas Teguh. (fij)