Kawanan Monyet Masuk Pemukiman Warga di Banyumas

Rabu 26-08-2026,16:04 WIB
Reporter : Fijri Rahmawati
Editor : Ali Ibrahim

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID – Musim kemarau panjang membuat kawanan monyet ekor panjang turun dari habitatnya dan masuk ke kawasan permukiman warga Desa Kejawar, Kecamatan Banyumas. Primata liar bernama latin Macaca fascicularis itu diduga keluar dari wilayah habitat untuk mencari sumber makanan yang semakin sulit ditemukan selama kemarau.

Warga setempat Setya Yuwono mengatakan, sejumlah monyet ekor panjang bahkan masuk hingga ke halaman rumah penduduk. Kemunculan kawanan primata tersebut sontak menarik perhatian warga dan sebagian di antaranya justru memberikan makanan kepada monyet-monyet tersebut.

"Musim kemarau kera-kera ekor panjang turun gunung," ujar Setya, Rabu (26/8). Menurut dia, kemunculan monyet di sekitar rumah warga bukan hanya terjadi sekali sehingga keberadaannya mulai menjadi perhatian masyarakat.

Sebagian warga lainnya memilih mengusir kawanan monyet yang beraktivitas di lingkungan permukiman. Langkah tersebut dilakukan agar satwa liar itu tidak terbiasa mencari makan di sekitar rumah warga dan dapat kembali ke habitat alaminya.

BACA JUGA:Monyet Lepas Resahkan Warga Desa Prigi, Damkar Turun Tangan

Namun, kawanan monyet ekor panjang ternyata hanya pergi sementara setelah diusir warga. Satwa tersebut terkadang kembali datang ke permukiman sehingga warga mulai merasa khawatir dengan keberadaannya.

Kekhawatiran warga muncul karena monyet merupakan satwa liar yang perilakunya sulit diprediksi ketika berada dekat dengan manusia. Terlebih, warga mengantisipasi kemungkinan monyet menjadi lebih agresif pada kondisi tertentu.

"Takutnya ketika monyet-monyet ini ada yang musim birahi, bisa berbahaya bagi warga," sambung Setya. Menurutnya, kondisi tersebut perlu diantisipasi agar keberadaan kawanan monyet tidak menimbulkan risiko bagi keselamatan masyarakat.

Pada kondisi tersebut, monyet ekor panjang dikhawatirkan dapat menunjukkan perilaku lebih agresif. Satwa tersebut berpotensi menyerang atau menggigit warga apabila merasa terganggu, terancam, atau berada terlalu dekat dengan manusia.

Karena itu, Setya berinisiatif melaporkan kemunculan kawanan monyet ekor panjang tersebut kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti tim dengan mendatangi lokasi permukiman warga.

Tim BKSDA datang ke lokasi untuk menangani keberadaan kawanan monyet yang masuk ke lingkungan warga. Dalam penanganannya, tim membawa jebakan untuk menangkap dan mengevakuasi satwa tersebut dari kawasan permukiman. ***

Tags :
Kategori :

Terkait