PURBALINGGA – Jembatan Sungai Gintung atau Jembatan Merah di Desa Tegalpingen, Kecamatan Pengadegan, kembali memakan korban. Seorang pembonceng sepeda motor meninggal dunia setelah motor yang ditumpanginya menabrak pagar jembatan.
Kecelakaan terjadi saat sepeda motor Honda Beat nomor polisi R 3089 WV melintas dari arah timur menuju barat. Motor tersebut diduga mengalami gangguan rem saat melintasi jalan menurun dan menikung.
Kasi Humas Polres Purbalingga Iptu Dwi Arto mengatakan, pengendara motor, Asih Marliyah (42), warga Kelurahan Kalikabong, Kecamatan Kalimanah, mengalami luka-luka.
"Pengendara mengalami luka patah tulang lengan tangan kanan dan jari tengah tangan kanan. Korban dirawat di RSU Siaga Medika Purbalingga," katanya.
BACA JUGA:Truk Oleng Tewaskan Lansia di Ajibarang, Sopir Diduga Mengantuk Tabrak Mobil dan Kios
Sementara itu, pembonceng, Sunarti (62), warga Kelurahan Bojong, Kecamatan Purbalingga, meninggal dunia. Korban terpental setelah motor menabrak pagar jembatan dan jatuh ke tepi sungai dengan kedalaman sekitar 8 meter dari permukaan jalan.
"Korban meninggal dunia setelah mendapat penanganan oleh tim medis di Faskes RSU Siaga Medika Purbalingga," lanjutnya.
Dwi menjelaskan, kecelakaan bermula ketika sepeda motor melaju dengan kecepatan sedang dari arah timur ke barat. Saat tiba di lokasi, motor melintasi jalan menurun dan menikung ke kanan dengan kondisi rem diduga kurang berfungsi.
Pengendara kemudian kehilangan kendali hingga motor menabrak pagar jembatan di sebelah kiri. Pengendara dan sepeda motor terjatuh ke jalan, sedangkan pembonceng terpental ke tepi sungai.
BACA JUGA:Terobos Perlintasan Karanganyar, Tiga Orang Tewas Tertemper KA Taksaka
"Pengendara dan sepeda motor terjatuh ke jalan, sedangkan pembonceng terpental jatuh masuk ke tepi sungai dengan kedalaman sekitar 8 meter," ujarnya.
Kecelakaan tersebut telah ditangani Polsek Pengadegan bersama Unit Gakkum Satlantas Polres Purbalingga.
Kecelakaan ini menambah sorotan terhadap kondisi Jembatan Merah yang sebelumnya dinyatakan tidak layak dilalui semua jenis kendaraan dan membutuhkan perbaikan struktur. Pemkab Purbalingga saat ini tengah menjajaki kerja sama dengan UGM untuk melakukan kajian dan menentukan rekomendasi penanganan jembatan. ***