RPPA Bukateja Berjalan Terbatas, Belum Ada Dukungan Anggaran dari Pemprov

Minggu 09-08-2026,16:03 WIB
Reporter : Alwi Safrudin
Editor : Bayu Indra Kusuma

PURBALINGGA – Program Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (RPPA) di Kecamatan Bukateja belum berjalan optimal. Pemerintah kecamatan masih menjalankan program tersebut secara mandiri karena hingga kini belum mendapat dukungan alokasi anggaran dari Pemerintah Provinsi (Pemprov).

Keterbatasan anggaran membuat layanan RPPA belum dapat berjalan secara penuh. Pemerintah Kecamatan Bukateja masih menyesuaikan pelaksanaan program dengan kemampuan sumber daya yang tersedia.

Camat Bukateja Danang Nuswantoro mengatakan, dukungan dari Pemprov masih dibutuhkan, terutama untuk menunjang kewenangan dan pembiayaan program.

"Dari Pemprov belum ada anggaran, upaya kami masih mandiri khususnya terkait kewenangan dan pembiayaan. Kami masih butuh banyak dukungan dari Pemprov," terang Danang, Minggu (9/8/2026).

BACA JUGA:Kapolres Purbalingga: Kasus Melibatkan Perempuan dan Anak Masih Cukup Tinggi

Dengan kondisi tersebut, penanganan kasus perempuan dan anak belum dilakukan secara langsung di kantor kecamatan. Peran kecamatan masih sebatas menerima dan mencatat aduan awal serta memberikan rekomendasi penanganan lanjutan.

Setiap kasus yang membutuhkan penanganan teknis kemudian diarahkan kepada instansi yang memiliki kompetensi dan kewenangan, seperti Dinas Sosial atau Unit PPA Polres Purbalingga.

"Kami arahkan ke unit-unit yang memiliki kompetensi, misalnya ke Dinas Sosial atau Unit PPA Polres Purbalingga," tambahnya.

Secara kelembagaan, pembentukan RPPA di Kecamatan Bukateja telah memiliki Surat Keputusan (SK). Kecamatan juga tengah melakukan konsolidasi untuk memenuhi berbagai instrumen yang menjadi bagian dari program Kecamatan Berdaya.

BACA JUGA:Empat Kecamatan Jadi Pilot Project Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak

Ruang kesekretariatan beserta personel dan perangkat administrasi telah disiapkan di kantor kecamatan. Namun, keberadaan fasilitas tersebut belum otomatis membuat layanan RPPA dapat beroperasi secara maksimal.

Danang mengakui layanan RPPA belum tersedia secara efektif setiap hari karena keterbatasan sumber daya.

"Kami sediakan layanan meskipun belum efektif setiap hari karena menimbang sumber daya yang terbatas. Namun harapannya tentu saja tidak ada kejadian," pungkasnya. ***

Tags :
Kategori :

Terkait