Potensi Produk IG Dieng Masih Besar, dari Kopi Java Dieng hingga Carica

Jumat 07-08-2026,16:50 WIB
Reporter : Pujud Andriastanto
Editor : Laily Media Yuliana

BANJARNEGARA, RADARBANYUMAS.CO.ID – Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum mendorong pengembangan produk berstatus Indikasi Geografis (IG) di Kabupaten Banjarnegara, agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Selain mempertahankan produk yang telah mendapat perlindungan hukum, Banjarnegara dinilai masih memiliki peluang mengembangkan produk IG baru dari kawasan Dieng.

Hal itu disampaikan dalam audiensi antara Pemkab Banjarnegara, Direktorat Merek dan Indikasi Geografis DJKI, Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG), dan pelaku usaha pengguna IG Kawasan Dieng di Pringgitan Rumah Dinas Bupati, Jumat (7/8/2026).

Direktur Merek dan Indikasi Geografis DJKI, Fajar Sulaeman Taman mengatakan, pembinaan dilakukan untuk memastikan produk IG mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

BACA JUGA:Pengembangan Geothermal Dieng Diminta Tak Abaikan Persoalan Sosial dan Lingkungan

Banjarnegara saat ini memiliki sejumlah produk IG, seperti Kopi Arabika Java Dieng, Purwaceng Dieng, dan Carica Dieng.

"Harapan kami, keberadaan Indikasi Geografis benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat melalui peningkatan ekonomi. Kami melihat Banjarnegara memiliki banyak potensi yang masih dapat dikembangkan menjadi produk Indikasi Geografis," kata Fajar.

Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana menilai, perlindungan IG tidak hanya berkaitan dengan aspek hukum, tetapi juga menjadi instrumen untuk meningkatkan daya saing produk lokal.

Pemkab akan memperkuat kelembagaan MPIG, mendampingi pelaku usaha, serta membangun kolaborasi dengan pemerintah pusat.

BACA JUGA:Festival Kopi Dieng 2026 Siap Meriahkan DCF, Kopi Lokal Dipadukan dengan Stand Up Comedy

"Kami ingin produk-produk unggulan Dieng semakin dikenal, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga mampu menembus pasar internasional. Melalui perlindungan Indikasi Geografis, produk lokal memiliki identitas yang kuat, nilai ekonomi yang lebih tinggi, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi para pelaku usaha," ujarnya.

Audiensi tersebut diharapkan menghasilkan langkah konkret untuk memperkuat perlindungan hukum, menjaga kualitas produk, dan memperluas pemasaran komoditas unggulan Dieng sehingga IG dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi berbasis potensi lokal Banjarnegara. ***

Tags :
Kategori :

Terkait