Pelabuhan Perikanan Cilacap Sebatas Bongkar Muat

Jumat 10-07-2026,18:16 WIB
Reporter : Julius Purnomo
Editor : Susi Dwi Apriani

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Aktivitas di Pelabuhan Perikanan Cilacap saat ini masih didominasi bongkar muat hasil tangkapan. Sebagian besar ikan kemudian dikirim ke luar daerah untuk diolah.

Hal itu terungkap saat kunjungan Pemerintah Kabupaten Indramayu ke Kabupaten Cilacap, Jumat (10/7/2026).

Pertemuan tersebut membahas pengembangan sektor perikanan, kawasan pesisir, dan upaya menarik investasi.

Plt Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya mengatakan, salah satu pembahasan dalam pertemuan itu adalah pengembangan sektor perikanan.

Menurutnya, potensi perikanan di Cilacap masih perlu dikembangkan agar memberi manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

BACA JUGA:Kapal Kargo Berbendera Panama Diperiksa di Pelabuhan Cilacap

Ammy menjelaskan, aktivitas di Pelabuhan Perikanan Cilacap saat ini masih bongkar muat hasil tangkapan. 

"Selama ini aktivitas di pelabuhan masih sebatas bongkar muat. Untuk pengolahannya belum berkembang di Cilacap sehingga nilai tambahnya masih dinikmati daerah lain," katanya.

Karena itu, Pemkab Cilacap mendorong pengembangan industri pengolahan ikan dan penambahan fasilitas cold storage.

Pemerintah juga sudah berkomunikasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta calon investor yang berencana membangun industri pengalengan tuna di Cilacap.

"Jika pelabuhan perikanan dan industri pengolahan berkembang, sektor perikanan dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan nelayan," tandasnya. 

BACA JUGA:Overkapasitas, Nelayan Cilacap Minta Pelabuhan Diperluas

Sementara itu Bupati Indramayu, Lucky Hakim mengatakan, daerahnya juga menghadapi kondisi yang hampir sama. 

Menurutnya, hasil tangkapan nelayan masih banyak dijual tanpa diolah sehingga nilai tambahnya belum maksimal.

"Kita memiliki tantangan yang sama, bagaimana hasil perikanan tidak hanya dibongkar dan dijual, tetapi bisa diolah sehingga memberikan nilai tambah bagi daerah dan masyarakat," ujarnya.

Tags :
Kategori :

Terkait