CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Sebanyak 25.239 ekor hewan kurban disembelih pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 M di Kabupaten Cilacap.
Jumlah tersebut terdiri dari 6.871 ekor sapi, 1 ekor kerbau, 17.630 ekor kambing, dan 737 ekor domba.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Sigit Widayanto mengatakan, pihaknya telah melakukan pendataan dan pengawasan pelaksanaan kurban di seluruh wilayah Kabupaten Cilacap.
"Untuk menjamin keamanan daging kurban yang dikonsumsi masyarakat, kami menerjunkan 160 petugas pemeriksa hewan yang melakukan pemeriksaan sebelum dan sesudah penyembelihan," ujarnya, Rabu (3/6/2026).
Sigit menjelaskan, petugas melakukan pengawasan di 432 titik pemotongan hewan kurban yang tersebar di 24 kecamatan.
BACA JUGA:Jelang Idhul Adha, Dinas Pertanian Cilacap Perketat Pemeriksaan Hewan Kurban
Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan kelainan atau penyakit pada hewan sebelum disembelih.
"Dari pemeriksaan antemortem, tidak ditemukan kelainan. Artinya hewan kurban yang diperiksa dalam kondisi sehat dan layak untuk dikurbankan," katanya.
Meski demikian, pada pemeriksaan organ setelah penyembelihan masih ditemukan beberapa kasus cacing hati. Yakni pada 31 ekor sapi, 2 ekor kambing, dan 1 ekor domba.
Selain itu terdapat temuan peradangan hati pada empat ekor sapi, bercak pada paru-paru satu ekor sapi, serta benjolan pada usus satu ekor domba.
Menurut Sigit, setiap temuan langsung ditangani petugas dengan memisahkan dan memusnahkan bagian organ yang mengalami kelainan sehingga tidak dikonsumsi masyarakat.
"Temuan langsung dimusnahkan, Sementara daging yang sehat tetap dapat dibagikan kepada penerima kurban, " lanjutnya.
Ia menambahkan, pengawasan ini merupakan bagian dari upaya Dinas Pertanian untuk memastikan pelaksanaan kurban berjalan aman serta daging yang dibagikan memenuhi prinsip Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH). ***