KEBUMEN - Uji coba magot untuk pakan ayam Petelur terbukti dapat meningkatkan hasil telur. Dengan pakan tambahan magot ayam dengan populasi 43 ekor berhasil menghasilkan 40 butir perhari.
Hal ini dilakukan oleh salah satu Peternak Ayam Petelur Helmi, warga Desa Kebulusan Pejagoan. Dalam percobaannya ia memberi makanan tambahan magot kepada ternaknya.
"Kemarin dari 43 ekor mampu bertelur 40 butir. Ini tentunya sangat membantu. Selain itu pakan juga sedikit lebih irit," tuturnya, Minggu (17/5).
Magot berhasil pada budidaya ayam petelur. Selain itu juga pada ayam pedaging. Kalau pada ayam pedaging mampu meningkatkan jumlah bobot. Ini juga mengurangi jumlah pakan pabrik.
Disampaikannya, magot memang makanan kaya protein. Namun demikian harganya lumayan mahal. Jika magot beli tentu harga pakan menjadi sangat tinggi.
"Idealnya magot budidaya sendiri. Sehingga harganya bisa murah," jelasnya.
Dengan percobaan tersebut, membuktikan bahwa magot sangat efektif. Helmi sendiri berencana membudidayakan magot dalam dalam skala peternakan rumah tangga.
"Sudah diawali dari kecil. Ini dengan memanfaatkan hal yang ada. Makanan magot berupa makanan sisa," ucapnya. (mam)