Potensi Rp4 Miliar, Realisasi Baru Rp1,8 Miliar, DPRD Purbalingga Minta Lelang E-Parking GOR Transparan

Minggu 19-04-2026,13:54 WIB
Reporter : Alwi Safrudin
Editor : Bayu Indra Kusuma

PURBALINGGA – Rencana penerapan sistem parkir elektronik (e-parking) di kompleks Stadion Goentoer Darjono mendapat sorotan DPRD Kabupaten Purbalingga. Skema ini dinilai penting untuk menutup celah kebocoran pendapatan daerah yang masih cukup besar.

Ketua Komisi IV DPRD Purbalingga, Adi Yuwono, menyebut modernisasi sistem parkir menjadi langkah strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain itu, sistem ini juga diharapkan menjawab keluhan kehilangan kendaraan dan lemahnya transparansi parkir konvensional.

“Jika dikelola dengan baik, tentunya dapat meningkatkan sumber PAD. Kami sepakat terkait penataan parkir GOR Goentur Darjono menjadi e-parking,” ujarnya, Minggu (19/4/2026).

Adi menegaskan, proses lelang pengelolaan e-parking harus dilakukan secara transparan dan akuntabel. Pengawasan ketat diperlukan agar tidak terjadi intervensi pihak luar dalam proses tersebut.

BACA JUGA:Sering Ada Motor Hilang, Parkir Stadion Goentoer Darjono Purbalingga Diubah ke Sistem e-Parking

Ia juga menyoroti kesenjangan antara potensi dan realisasi pendapatan sektor parkir di Purbalingga. Berdasarkan kajian, potensi PAD dari sektor ini bisa mencapai Rp4 miliar per tahun.

Namun, realisasi yang masuk ke kas daerah saat ini baru sekitar Rp1,8 miliar. Selisih yang mencapai Rp2,2 miliar itu dinilai sebagai indikasi kebocoran yang harus segera ditangani.

Melihat kondisi tersebut, DPRD mendorong Pemkab tidak hanya fokus pada kawasan stadion. Penataan dan digitalisasi parkir juga diminta diperluas ke titik lain yang memiliki potensi tinggi.

“Bukan hanya parkir khusus yang di GOR dan Segamas. Tempat-tempat lain seperti tepi jalan juga harus dimaksimalkan,” tegasnya. (***)

Tags :
Kategori :

Terkait