CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Ketersediaan hewan ternak sapi di Kabupaten Cilacap dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Adha.
Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap mencatat populasi sapi saat ini mencapai sekitar 16 ribu ekor.
Dari jumlah tersebut, sebagian besar dinilai siap untuk memenuhi kebutuhan kurban, meski tidak semuanya memenuhi kriteria.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Cilacap, Slamet Sugino mengatakan, dari total populasi sapi, sekitar dua per tiga diperkirakan sudah layak untuk dijadikan hewan kurban.
BACA JUGA:Jelang Idul Adha, 12 Ribu Dosis Vaksin PMK Disiapkan untuk Ternak di Cilacap
"Untuk sapi, dari total populasi sekitar 16 ribu ekor, kurang lebih dua per tiga yang memenuhi ketentuan," ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Menurutnya, jumlah tersebut masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat di Cilacap meski biasanya tetap ada pasokan tambahan dari luar daerah.
Sementara itu, untuk ternak kambing dan domba justru melimpah. Cilacap bahkan menjadi salah satu daerah pemasok bagi wilayah lain.
"Kalau kambing dan domba, kita justru surplus dan bisa menyuplai ke daerah lain," tambahnya.
BACA JUGA:2026, Dinas Pertanian Cilacap Target Populasi Ternak 9,6 Juta Ekor
Di sisi lain, pemerintah juga terus melakukan upaya pencegahan penyakit dengan menyiapkan 12 ribu dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Vaksinasi dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah guna menjaga kesehatan ternak, terutama menjelang meningkatnya permintaan saat Idul Adha.
"Dengan vaksinasi ini, kami harapkan ternak tetap sehat dan masyarakat merasa aman saat membeli hewan kurban," pungkasnya. ***