Ahmad Tohari
TOKOH dan Budayawan Banyumas Ahmad Tohari mengingatkan warga Banyumas kembali kepada watak orang Banyumas yang welas asih.
"Sebagai warga Banyumas saya sedih mengetahui sempat terjadi penolakan jenazah pasien Covid-19. Kita orang Banyumas terkenal welas asih, jangan ternodai karena hal itu," katanya.
Baginya, penolakan yang dilakukan beberapa warga bukanlah sebuah tindakan yang benar. Semua proses penanganan jenazah sudah dilakukan sesuai prosedur medis sehingga sudah aman.
"Penolakan itu tidak benar. Masyarakat harus kembali ke watak legowo dan ingin bersikap baik kepada siapapun," imbuhnya.
Baca Juga:
Tiga Lapisan Jamin Keamanan Jenazah Covid-19
“Jangan Ditolak, Mereka Bukan Musuh,”
Tohari juga menuturkan, jangan sampai karena ketakutan yang berlebih terhadap wabah ini sampai menghilangkan rasa kemanusiaan.
Tohari meminta, Dinas Kesehatan atau Pemkab Banyumas lebih giat lagi mengedukasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat.
Pemakaman jenazah tentu sudah melalui berbagai macam protokol kesehatan sehingga dipastikan aman.
Lebih jauh, selain Dinas Kesehatan, tokoh masyarakat, agama juga perlu memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat. Jangan sampai masyarakat kehilangan rasa kemanusiaan karena ketidaktahuan serta ketakutan yang berlebihan. "Diharapkan tokoh agama, desa bisa memberikan pelajaran harus bersikap manusiawi," pungkasnya. (aam)