PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali menunjukkan kiprahnya di kancah internasional. Kali ini, dua mahasiswa dari Program Studi Manajemen S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) berhasil lolos dan mengikuti program student mobility di INTI International, Malaysia selama 4 bulan dari bulan januari-mei 2026.
Program ini merupakan bagian dari komitmen UMP untuk mencetak lulusan yang berdaya saing global dan memiliki wawasan internasional yang luas. Dua mahasiswa berprestasi tersebut adalah Sarah Aulia Rossy dan Elvira Fitriany.
Sarah Aulia Rossy, mahasiswa semester 4 prodi Manajemen, mengungkapkan rasa syukur dan antusiasmenya atas kesempatan emas yang ia dapatkan.
"Saya merasa sangat bersyukur. Ini merupakan kesempatan yang luar biasa untuk bisa mengikuti program student mobility di INTI International University. Program ini adalah pengalaman berharga yang tidak semua mahasiswa bisa dapatkan, sehingga menjadi motivasi bagi saya untuk memanfaatkannya sebaik mungkin untuk pengembangan akademik maupun pribadi," ujar Sarah saat dihubungi dari Malaysia.
Selama menjalani masa studi di luar negeri, Sarah dan Elvira menargetkan untuk menyerap ilmu, terutama dalam memahami perbedaan budaya dan wawasan bisnis global. Ia juga fokus untuk meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris serta membangun relasi internasional yang kuat.
"Saya dan elvira ingin mengembangkan kemandirian dan kepercayaan diri di lingkungan internasional. Pengalaman belajar di luar negeri memberikan perspektif baru yang sangat penting bagi karier saya di masa depan," tambahnya.
Ketua Program Studi Manajemen S1 UMP, Drs. Suyoto, M.Si., Ph.D., menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pencapaian kedua mahasiswanya. Beliau menegaskan bahwa prodi akan terus membuka jalan bagi mahasiswa untuk mencicipi atmosfer pendidikan global.
"Kami di Program Studi Manajemen berkomitmen penuh untuk memfasilitasi mahasiswa agar memiliki pengalaman internasional. Keikutsertaan Sarah dan Elvira di INTI International University adalah bukti bahwa kualitas mahasiswa kita mampu bersaing di level internasional. Kami berharap sekembalinya dari sana, mereka membawa perspektif baru yang bisa menginspirasi rekan-rekan lainnya," ujar Drs. Suyoto. (Chy)