Al-Qur’an menegaskan bahwa orang yang bersyukur akan mendapatkan tambahan nikmat dari Allah, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an Surah Ibrahim Ayat 7. Dengan bersyukur, hati menjadi lebih tenang dan kehidupan terasa lebih bermakna.
BACA JUGA:Mitos, Mistis, dan Jejak Ambisi di Tapal Batas: Menguak Misteri Situs Tanah Raja Desa Bakulan
Aku Mencintaimu
Nilai ini juga sangat ditekankan dalam Islam, yang mengajarkan umatnya untuk menebarkan kasih sayang dan kebaikan kepada sesama
Al-Qur’an menggambarkan bahwa Allah menanamkan rasa kasih sayang di antara manusia sebagai bagian dari tanda-tanda kebesaran-Nya, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an Surah Ar-Rum Ayat 21. Ayat ini menunjukkan bahwa kasih sayang merupakan fondasi penting dalam membangun hubungan yang harmonis dan damai.
Momentum Ramadhan dapat dimanfaatkan sebagai waktu untuk berdamai dengan diri sendiri, memperbaiki hubungan dengan sesama, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT agar kehidupan terasa lebih tenang, lapang, dan penuh makna.
Kemenangan yang sesungguhnya bukan sekadar perayaan Idul Fitri, tetapi ketika hati mampu melepaskan amarah, memaafkan, dan kembali dalam keadaan yang lebih tenang dan bersih. (*)