KEBUMEN - Kebakaran melanda bangunan lantai dua di Pondok Pesantren Raudlatul Abidin Wadda'wah Assidiqiyah yang berada di Dukuh Juru Tengah, Desa Kaleng, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen, Kamis (12/3) sekitar pukul 02.45 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sejumlah santri laki-laki yang berada di lantai dua berhasil menyelamatkan diri saat kobaran api membakar beberapa ruangan, termasuk gudang, ruang belajar, serta enam kamar santri.
Salah seorang santri, Manarul Huda (15), mengatakan dirinya sedang tertidur pulas ketika kebakaran terjadi. Ia terbangun karena merasakan hawa panas dari dalam bangunan.
“Pas bangun kayak terasa panas gitu. Ternyata api sudah gede banget,” kata Huda.
BACA JUGA:Usai Longsor, Kutosari Kebumen Rawan Banjir
BACA JUGA:10 Rumah Terdampak Tanah Gerak di Tirtomoyo, Warga Enggan Direlokasi
Beruntung Huda masih sempat menyelamatkan diri karena api belum sepenuhnya melahap seluruh bangunan di lantai dua. Namun, ia tidak sempat membawa barang-barang miliknya.
“Gak sempat bawa apa-apa, paling hanya baju dan celana ini yang dipakai,” ujarnya.
Pengasuh pondok pesantren, Shodiqih Eko Hariyanto, mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran. Ia mengatakan saat terbangun api sudah membesar dan membakar bangunan di lantai dua.
Ia memastikan seluruh santri dalam kondisi selamat, meskipun ada beberapa yang mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan dari puskesmas. Saat kejadian, sebagian santri memang sudah pulang ke rumah masing-masing.
BACA JUGA:Kemenag Kebumen Akan Gelar Rukyatul Hilal 1 Syawal pada 19 Maret di POB Pantai Pedalen
“Sebagian santri sudah pada pulang. Tinggal ada sekitar 12 santri putra yang belum pulang karena menunggu libur (MTs), namun semuanya selamat,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolres Kebumen I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Personel Polsek Puring kemudian berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran Kabupaten Kebumen serta tim identifikasi dari Polres Kebumen.
Setelah dilakukan upaya pemadaman, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian.
“Petugas menemukan sejumlah barang elektronik yang terbakar, serta sambungan kabel listrik yang diduga tidak standar,” jelas Kapolres.